
Lampung Tengah – Turun menyapa ditengah masyarakat, dijadikan bakal calon bupati (Balonbup) Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad sebagai media menyerap aspirasi. Kali ini, di Kampung Saribakti, Kecamatan Seputihbanyak, Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (29/10).
Disela kegiatan pengajian Akbar bersama Ustadz Solmed, Musa Ahmad langsung melakukan jaring aspirasi masyarakat. Hal itu, bertujuan untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat.
Dihadapan Musa Ahamad, Neng Salamah salah satu warga setempat, mengatakan bahwa mengeluhkan minimnya insentif guru honor.
“Saya kebetulan guru honor pak. Tolong ya pak tolong dinaikan insentif para guru honor,” harapanya.
Berbeda dengan, Nur yang juga warga Kampung Saribakhti, bahwa dirinya mengeluhkan terkait inprastruktur jalan. Baik, jalan umum atau jalan menuju ke persawahan.
“Saya kalau mau ke Kota Metro susah sekali pak. Jalannya rusak parah. Terus juga, jalan untuk pertanian tepatnya di areal persawahan kami Pak. Itu sangat berpengaruh kepada kami untuk mengeluarkan hasil panennya,” keluhnya.
Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada Bapak Musa Ahmad, apabila kelak memimpin agar tidak melupakan para petani. “Mayoritas warga disini petani, pak. Sejahterakan kami para petani pak,” harapnya.
Sementara itu, menanggapi keluhan dari masyarakat di Kecamatan Seputihbanyak, Musa Ahmad mengatakan akan membuat Peraturan Daerah (Perda) guna meningkatkan insentif guru honor.
“Insyaallah, kalau diberi amanah memimpin Lampung Tengah nanti, akan kita buatkan Perda untuk guru honor. Karena saat ini, insentif guru honor lebih buruk dari honor buruh di pabrik,” katanya.
Untuk infrastruktur, Musa Ahmad yang juga Ketua DPD II Golkar Lamteng ini, mengaku akan meningkatkan anggaran untuk hal tersebut.
“APBD kita 2,7 triliun. Untuk belanja pegawai sekira 1,1 triliun. Sementara, untuk anggaran infrastruktur hanya 300 sampai 400 milyar. Kedepan, anggaran ini akan kita naikan sampai 800 milyar,” ungkapnya.
Terkait pertanian, Musa Ahmad yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung ini, akan menyinkronkan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Kartu Tani Berjaya. “Nantinya, tugas kita di Lamteng ini akan mendata dan memastikan program Pemprov Lampung melalui Kartu Tani Berjaya tepat sasaran. Sehingga, petani Lampung khususnya di Lamteng akan makmur dan Berjaya,” pungkasnya. (red)
