HukumPendidikan

Kecewa Dengan Disdik Lamteng, Walimurid Buat Pernyataan Untuk Laporkan Samijo 

916
×

Kecewa Dengan Disdik Lamteng, Walimurid Buat Pernyataan Untuk Laporkan Samijo 

Sebarkan artikel ini


LAMPUNG TENGAH – Menindak lanjuti edisi sebelum-nya, walimurid SDN 2 Bumi Aji Lampung Tengah beserta komite, membuat surat pernyataan guna untuk melaporkan Kepala sekolah Samijo.

 

 

 

Dalam hal ini seluruh walimurid telah bermusyawarah bersama. Dimana terkait hak siswa mengenai dana PIP tahun 2017-2018 yang sampai saat ini belum ada kejelasan, dari pihak dinas pendidikan yang berjanji membantu menyelesaikan dalam kurun waktu 2-3 hari , dan itu di sampaikan oleh Kasi Dikdas Sahroni pada saat rapat dengan wali murid di SDN 2 Bumi Aji, pada 9 September 2019.

 

 

Tertera dalam surat pernyataan yang telah di  tanda tangani walimurid beserta komite yang membenar kan masalah tersebut.

 

 

Pada 24 september 2019 pihak media ini selaku perpanjangan tangan dari seluruh wali murid SDN 2 Bumi Aji, guna mempertanyakaan masalah yang terjadi di SD tersebut kepada Sekertaris Dinas pendidikan yang dimana arahan dari Kasi Dikdas Saroni, namun sekertaris tidak ada ditempat dan sebelum nya pada tangal 17 september media inipun hendak menemui sekertaris Dinas pendidikan namun beliau tidak ada di tempat dan media ini telah memberikan surat secara tertulis tangan untuk nya bahwa pihak media ini ingin bertemu.

 

 

Sahroni menerangkan bahwa masalah Dana PIP di SD N 2 Bumi Aji telah ia sampaikan kepada kabid Dikdas dan Sekertaris dinas Pendidikan.

 

 

Sekertaris ingin ketemu dengan pihak media terkait masalah tersebut, sampai saat ini Samijo belum juga koperatip, atas panggilan

 

 

“Kami melalui K3S Anak Tuha Aziz, yang dimana yang telah disampaikan Azis bahwa samijo akan mengahap ke kantor dinas pendidikan namun sampai saat ini iya tidak datang,” terang Kabid Dikdas.

 

Informasi sekarang bahwa Samijo sedang berada di pulau jawa dan saya tau dari Aziz dan bahkan samijo sudah komunikasi dengan sekertaris dinas pendidikan melalui via telfon bahwa dia sedang dijawa mengantar adik nya berobat karena kecelakaan.

 

“Ya namun dalam bahasa samijo kepada sekertaris dinas pendidikan ia belum menentukan kapan pulang dan menemui kami,”jelas Sahroni.

 

Sohroni akui bahwa belum ada surat pemanggilan kedinasan secara resemi.

 

“Sampai saat ini pemanggilan samijo baru sebatas lisan belum ada surat tertulis secara resmi, kami pihak dinaspun sudah jengkel dengan samijo karena tidak mengindahkan panggilan  kami selaku dari dinas pendidikan,”ungkapnya.

 

Yang jadi pertanyaan publik kenapa belum ada surat panggilan resmi untuk samijo dan kenapa pihak dinas sepertinya di remehkan oleh kepala sekolah SDN 2 Bumi Aji tersebut sampai sampai samijo dengan hebat nya mengingkari janji untuk datang ke dinas pendidikan guna mengklarifikasi masalah tersebut.
Sudah jelas seperti berita sebelum nya bahwa benar Samijo di duga keras “KEBAL HUKUM” dan lari dari masalah.
Diharapkan instansi terkait dapat bener bener menyikapi masalah tersebut karena sudah mencoreng nama baik lembaga pendidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!