Proyek Pelebaran Jalan Rp.2,7 Miliar Disoal Warga

Penulis/Foto : Fredi Kurniawan Sandi


Polemik pelebaran jalan cendrawasi menuju Bumi Perkemahan (Buper), Kelurahan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan senilai Rp. 2.755.399.00,00 Tahun Anggaran 2019, di soal sejumlah warga pemilik lahan. Pasalnya, proyek tersebut diduga menyerobot tanah warga lebih dari 1 meter, sehingga warga meminta kompensasi ganti rugi kepada pemerintah.

Juniadi (47) salah satu pemilih persawahan yang terkena imbas pelabaran jalan menuturkan pihaknya, merasa keberatan dengan adanya pelebaran jalan cendrawasi yang sepihak, tanpa musyawarah terlebih dahulu. Meskipun sebagian setuju dan ada yang tidak.

“Saya belum menyetujui dan tandatangan atas pelebaran jalan tersebut. Okelah,  saya ikhlas kalau cuma terkena 1 meter, ya kalau lebih dari 1 meter, saya minta kompensasi ganti rugi,”ungkapnya, Selasa (17/9/2019).


Rencana Usulan Pelebaran Jalan Buper Bisa Dibatalkan

Senada juga diungkapkan Ganda (48) pemilik persawahan yang dengan terang-terangan menolak ada pelebaran jalan diduga telah merugikan masyarakat.

“Sama saja, kalau 1 meter saya ikhlas kita hibahkan untuk pelebaran jalan. Lah ini ada yang terkena mulai 1 setengah meter, 2 meter dan ada yang 3 meter. Ini sudah tidak benar, kita merasa dirugikan tidak ada koordinasi terlebih dahulu,”jesalnya.


Sementara itu, Lurah Sumbersari M. Rafiuddin didampingi ketua LPM membenarkan adanya  gejolak soal pelebaran jalan cendrawasi, tapi masalah tersebut sudah selesai.

“Warga sudah setuju menghibahkan tanahnya untuk pelebaran jalan. Itu hitunganya dari As jalan (tengah) 8 meter  kiri-8 meter kanan. Jadi tanah warga cuma terkena 1 meter, dan warga sudah mengihlaskan, kalau ada gejolak saya siap pasang badan,”ujarnya.


Sementara hingga informasi di diupdate,  Redaksi www.metrodeadline.com masih mencoba mengkonfirmasi ke Bidang Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro terkait master plan proyek tersebut, namun belum ada jawaban. (*)

You might also like

error: Content is protected !!