
Lampung Tengah – Di cuplik dari Facebook grup Kampus Hijau SMA N 1 Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah para alumni mengenang masa dimana saat lapangan olah raga basket dan voli menjadi tempat yang membahagiakan terlihat di kolom komentar berita www.metrodeadline.com yang di shere di grup Kampus Hijau SMAN 1 Gunung Sugih yang di bagikan oleh beberapa alumni di profilnya.

Ageng Riana di komentar tautan Nurita Sari dimana iya mengatakan bahwa pada zaman nya tahun 2008 bahwa lapangan tersebut ada dan baru di perbarui.
“entah pertimbangan apa lapangan di sulap menjadi kantor, bahkan ada lapangan di sebelah sekolah yang bisa buat estafet dan bola kaki, ” katanya.
http://metrodeadline.com/2019/09/04/minim-sarpras-olahraga-kepala-sman-1-gunungsugih-gara-gara-380-ijazah-belum-diambil-siswa/
Ageng Riani tak bisa berkata bantak menurutnya sekolah yang kurang elit kalah dengan sekolah yang sudah tenar.

“Pada zaman saya kepala sekolah sering curhat bahwa susah nya mendapatkan dana dari dinas, yang seharusnya dapat bantuan namun di alihkan di sekolah lain, dan sekarang makin sulit karena hanya memanfaatkan dana bos saja,”tambahnya.
Lain hal di atautan komentar desta husna nya chila, liya zakaria berkomentar bahwa banyak kenangan di lapangan tersebut, ” di atas lapangan basket menjadi tempat nongkrong untuk melihat kakak kelas main basket sambil merasakan angin sepoy-sepoy”
Dan desta menyanyangkan bahwa adik kelas yang berada di SMA tersebut tidak bisa merasakan mojok di pohon karet.
Masih di kolom komentar desta, Nova Reeztiana putri seperti kaget bahwa lapangan tersebut tidak ada.
Tragedi minimnya sarpras olah raga di SMAN 1 Gunung Sugih sudah semestinya memjadi PR (Pekerjaan Rumah) seluruh kalangan. Sebab sungguh sangat disayangkan sekolah satu-satu nya yang berada di dalam komplek pemkab Lampung tengah ini tidak memiliki dana untuk membangun sarana olah raga lapangan basket dan voli.
Mengingat bahwa di bidang olah raga ada beberapa alumni yang telah berhasil mengahurumkan nama SMA N 1 Gunung Sugih pada tahun 2010 sampai saat ini.
SMA N 1 Gunung Sugih sudah terkenal atau di ketahui di seluruh provinsi Lampung maupun tingkat Nasional di bidang olah raga Softballnya, salah satu alumni tersebut bernama Robi Abdi Wiguna yang kini di ketahui bahwa Robi telah berhasil menjadi atlit PON.
Jadi bahwa SMA N 1 Gunung Sugih itu adalah sekolah elit dimana sekolah tersebut telah berhasil menghasilkan siswa yang dapat mengharumkan nama sekolah melalui bidang olah raga. (Rizki)
