Bupati Lampung Timur Membuka Pembinaan Lembaga Adat Istiadat Tahun 2019

Laporan : Ropian Kunang

LAMPUNG TIMUR – Kegiatan Pembinaan Dalam Rangka Revitalisasi Lembaga Adat Istiadat Kabupaten Lampung Timur Tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Tarmizi Asisten 1 Bidang Pemerintahan mewakili Bupati Lampung Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Selasa, 27 Agustus 2019 jam 10.00 WIB di aula Islamic Center di Jalan Lintas Pantai Timur Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana.

“Modal dasar kekuatan negara Indonesia kekayaan adat istiadat dan nilai-nilai sosial budaya yang dibangun dibumi Indonesia tersebut menjadi inspirasi para pendiri negara Indonesia sehingga menjadi negara yang besar, kuat dan terhormat”. Kata Tarmizi mewakili Zaiful Bokhari.

“Di era globalisasi dan otonomi daerah mempengaruhi perkembangan adat istiadat dan nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Oleh karena itu dinilai dan dipandang perlu penguatan adat istiadat dan nilai-nilai sosial budaya masih kurang”. Tambahnya.

“Negara Indonesia wajib mengendalikan, memelihara, mendukung perkembangan kemajuan nilai-nilai sosial budaya adat istiadat yang beraneka ragam untuk mencapai kwalitas ketahanan nasional dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia”. Sambung Tarmizi.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, diharapkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan dan pemberdayaan serta peran serta masyarakat serta meningkatkan infrastructure daerah”. Ujar Asisten 1 Bidang Pemerintahan.

“Selanjutnya, tujuan kita melakukan pembinaan untuk dapat melestarikan dan menemukan nilai-nilai sosial di Kabupaten Lampung Timur tetapi tetap dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia”. Imbuhnya.

“Saya mengharapkan kepada lembaga-lembaga daerah yang ditunjuk bisa berpartisipasi dengan baik dalam pembinaan ini. Semoga peserta dalam pembinaan ini dapat menerapkan kepada keluarga dan desa agar tercipta masyarakat yang aman, sehat dan sejahtera”. Harapnya.

“Pesan saya kepada Dinas PMS dan Kesbang agar mengikuti perkembangan-perkembangan, hal-hal terkini termasuk peraturan perundang-undangan telah beberapa kali mengalami perubahan”. Tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih kurang 100 orang Tokoh Adat berasal dari 13 Desa se-Kabupaten Lampung Timur, terdapat 4 Tokoh Adat secara simbolis menerima bantuan barang inventarisasi berupa Siger dan Pakaian Adat.

Keempat Tokoh Adat tersebut mewakili 4 Kebuwaian yang ada diwilayah Kabupaten Lampung Timur yaitu Abung Siwo Migo, Melinting, Mergo Sekapung dan Sekapung Mergo Limo.

Namun bantuan barang inventaris tersebut batal diberikan pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Timur sebagai panitia penyelenggara karena terdapat beberapa Tokoh Adat lainya merasa berkeberatan.-

You might also like

error: Content is protected !!