Parah ! Proyek Posyandu Yosorejo Terkesan Asal Jadi

     

Inilah proyek Posyandu Yosorejo Metro Timur yang dibangun terkesan asal jadi dan belum difungsikan sejak dibangun TA 2018 .

           

METRODEADLINE.COM Proyek pembangunan pos pelayanan terpadu (Posyandu) di samping kantor Kelurhan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2018 diduga tak rampung alias tidak dibangun sampai finishing (Asal Jadi).

Pantauan www.metrodeadline.com, Senin 15 Juli 2019. Kondisi bangunan tersebut terkesan dibiarkan mangkrak setelah dibangun. Bahkan terlihat atap rangka tidak di plafon, dinding masih bata dan lantai masih belum dikramik, dan dilantai banyak kotoran.

Saat dikonfirmasi, Plh. Lurah Yosorejo Heri Suparni membenarkan adanya pembangunan Posyandu diwilayah kerjanya. Namun, secara detail ia mengaku tidak mengetahui sumber dana pembangunan tersebut.

“Ya saya tidak mengetahui secara persis proyek pembangunan posyandu itu. Waktu itu saya sempat menanyakan hal tersebut ke Kepala Puskesmas Yosodadi (Pak Bahril Red), beliau juga tidak mengetahui, ya katanya PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)Dinas Kesehatan,”ujarnya.

Sementara itu, PPK Proyek Posyandu Eko Subroto sempat membantah dan enggan dikonfirmasi. Meskipun dia jelas sebagai PPK Kegiatan pembangunan Posyandu Yosorejo Metro Timur.

“Jadi itu benar sesuai dengan aspirasi masyarakat, sesuai dengan kekuatan Pemkot Metro. Dianggarkanlah Rp.150 juta untuk tiga titik, salah satunya Posyandu Yosorejo, karna biar terakomudir semua. Kita serahkan konsultan bentuk dan gambarnya seperti ini, dan mereka setuju. Bukan tidak selesai tahap awal memang seperti itu,”kata Eko, saat di konfirmasi digedung Dinas Kesehatan Kota Metro.

Ia kembali membantah kegiatan proyek posyandu yang terkesan asal jadi. Menurut dia, pembangunan tersebut sudah sesuai dengan RAP (Rencana Anggaran Proyek).

“Ya itu sudah sesuai gambar RAP, memang jadinya seperti ini. Karna angaranya hanya Rp.44 juta, belum dipotoh pajak dan-lain –lain, wajar hasilnya seperti itu, jangan dibandingkan dengan kegiatan ratusan juta,”pungkasnya. (*)

Penulis/Foto : Fredi Kurniawan Sandi

 

You might also like

error: Content is protected !!