Peletakan Batu Pertama Gedung IAI Agus Salim Metro

 Doa bersama mewarnai peletakan batu pertama pembangunan gedung Institut Agama Islam (IAI) Agus Salim Metro- Lampung. Doa dipimpin langsung oleh Rektor IAI Agus Salim Metro H. Ach. Chairy. M.Pd dilokasi calon kampus baru Jl. Atmo Suwito RT23 RW6 Kelurahan Karangrejo 23 Polos, Kecamatan Metro Utara, Rabu (25/7/2018).

Ditjen PUPR Survei Lahan Calon Asrama IAI Agus Salim Metro

“Saya pribadi mewakili Yayasan, dosen, serta civitas mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Akhirnya  pembangunan gedung IAI Agus Salim Metro segera terlaksanakan. Hari ini red adalah awal momentum untuk bangkit menjadikan IAI Agus Salim sebagai pusat pengemanan sumberdaya manusia yang madani dan berkarakter,”ungkap Rektor IAI Agus Salim Metro H. Ach. Chairy. M.Pd.

Menurut dia, untuk peroses pembangunan awal saat ini masih menggunakan dana Yayasan. Sedangkan untuk pembangunan gedung asrama masih dalam proses peninjauan dari Dirjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR beberapa waktu lalu.

“Iya tentu kita berharap pemerintah pusat dalam segera merealisasikan. Sehingga dapat menampung ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru untuk menuntut pendidikan disini. Saat ini IAI Agus Salim ada 6 program study yakni PAI (Pendidiakan Agama Islam, MPI, PGMI (Pendidikan Guru Madrasahb Ibtidaiyah), Ekonomi, HK, dan Prody Kominikasi Penyiaran Islam (KPI),”tuturnnya.

Sementara itu, Sudarsono tokoh masyarakat sekitar mengaku bangga melihat yaayasan serta civitas IAI Agus Salim Metro dengan keterbatasan yang ada tetap semangat gotong-royong, bahu-membahu melakukan proses peletakan batu pertama gedung IAI Agus Salim Metro.

Tokoh Masyarakat Sudarsono

“Jadi infonya ini kan masih kemampuan Internal yayasan, sebagai niat baik mereka. Tentu sembari menunggu bantuan dari pemerintah, yang sifatnya langsung ke fisik. Insaalah tahun 2019 bisa terealisasi, ini sifatnya urgen karna kampus IAI Agus Salim Metro layak mendapatkan bantuan tersebut,”harapnya.

Dengan perkembangan zaman. Kata Sudarsono lokasi ini nanti juga diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan bernuansa agamis. Sementara untuk lokasi lahan yang ada saat ini dirasa sangat cukup memadahi.

Tak hanya perguruan tinggi, lokasi ini juga rencananya akan dibangun sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) sampai SMA sederajad dengan menunggulkan visi misi pendidikan agama.

“Iya kan ini masih wacana, dan masyarakat sekitar juga mendukung dengan keberadaan pendidikan tempat mereka tinggal.  Semua akses akan kita buka, termasuk membuka lapangan pekerjaan untuk warga sekitar. Jadi saya berharap pemerintah dapat andil dan bijak merealisasikan bantuan yang memang untuk pengembangan SDM yang sifatnya mencerdaskan anak bangsa,”pungkasnya.(Adv)

Sumber  : IAI Agus Salim Metro

Penulis/Foto : Freddy Kurniawan S

 

You might also like

error: Content is protected !!