Tragedi Tenggelamnya KM Lestari Maju

Pencarian korban KM Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan masih beranjt. Hingga hari ini, Rabu (4/7), sudah ditemukan 33 korban meninggal dunia, 130 korban selamat dan satu orang masih dalam proses pencarian.

“Hingga saat ini sudah ditemukan 33 orang korban meninggal dunia yang empat di antaranya ditemukan pagi ini. Mereka itu dua orang dewasa laki-laki dan perempuan dan dua anak-anak perempuan,” kata Humas Basarnas Makassar, saat dihubungi via telepon

.

Dari manifes kapal, ada 164 orang masing-masing 144 yang namanya terdaftar dan 20 orang tak terdaftar. Unsur SAR khususnya dari Basarnas Makassar menurunkan 33 personel dengan KN SAR Antasena didukung KN SAR Pacitan. Dalam proses evakuasi korban yang masih hidup, nakhoda kapal dan pemilik kapal merupakan orang terakhir yang berhasil dievakuasi dari atas kapal. Evakuasi para penumpang di atas kapal telah selesai dilakukan dini hari tadi.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo dalam keterangan terpisah menjelaskan, sisa penumpang di atas kapal KMP Lestari Maju sudah berhasil dievakuasi dengan selamat. “Proses evakuasi penumpang di atas kapal sudah selesai tadi pagi sekitar pukul 00.05 WITA. Nakhoda dan pemilik kapal merupakan dua orang terakhir yang turun dari kapal KMP Lestari Maju yang dievakuasi tim SAR,” ujar Dirjen Agus.

Agus menyebutkan cuaca buruk menjadi penghambat proses evakuasi para penumpang kapal karena susah bagi kapal-kapal merapat ke lokasi. Ia mengapresiasi tim SAR yang telah memaksimalkan evakuasi penumpang dengan hati-hati, terencana dengan baik sehingga para penumpang di atas kapal bisa dievakuasi secara keseluruhan.

Saat ini, Dirjen Perhubungan Laut, R Agus H. Purnomo, mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuju lokasi musibah KM Lestari Maju di Selayar untuk memastikan, dan melihat langsung langkah-langkah lanjut terkait musibah tenggelamnya kapal.

Pada kesempatan ini, Dirjen Agus telah menerima laporan adanya korban penumpang yang meninggal dunia akibat musibah tersebut. “Saya menyampaikan turut berduka cita bagi para korban meninggal dunia atas musibah KMP. Lestari Maju di perairan Selayar. Saya dan jajaran Perhubungan Laut sangat prihatin dengan adanya kejadian ini,” ujar Agus.

Disinggung tentang penyebab terjadinya musibah KM Lestari Maju, Agus menegaskan bahwa saat ini Ditjen Perhubungan Laut sedang fokus pada penanganan penumpang yang telah dievakuasi. “Kami fokus pada penanganan penumpang yang telah dievakuasi, terkait penyebab terjadinya musibah tersebut kami serahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” ujarnya

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa kapal penyeberangan KM Lestari Maju sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam. Kapal penyeberangan KM Lestari Maju dikandaskan di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba, Selasa (3/7) pukul 14.30 WITA.

Kapal KM Lestari Maju tujuan Pamatata dinakhodai Agus Susanto dan sesuai manifest membawa 139 orang penumpang dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Selayar.

Adapun kapal tersebut juga membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan.

Sebagai informasi, Kapal KMP. Lestari Maju merupakan Kapal jenis Ro-Ro yang melayani lintas penyeberangan Bira – Pamatata.

You might also like

error: Content is protected !!