Metrodeadline.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro melalui Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) menggelar kegiatan lomba minat dan bakat bagi siswa tingkat SD dan SMP se-Kota Metro. Kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 18 hingga 23 Mei 2026.
Kompetisi yang dipusatkan di sejumlah lokasi di Kota Metro itu meliputi empat cabang utama, yakni Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), bidang olahraga, serta Gala Siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Kota Metro, Edi Sasmito mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sesuai bakat dan minat masing-masing.
“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro memberikan fasilitas kepada anak-anak mulai dari jenjang SD sampai SMP agar dapat mengikuti kegiatan sesuai bakatnya, baik di bidang olahraga, seni maupun olimpiade,” kata Edi, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai upaya pembinaan prestasi pelajar sejak dini. Para peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Metro pada ajang tingkat Provinsi Lampung hingga nasional.
“Para pemenang di tingkat Kota Metro nantinya akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Lampung hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Edi, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Tercatat lebih dari 1.200 siswa dari sekolah negeri maupun swasta tingkat SD dan SMP ikut ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan.
“Alhamdulillah untuk tahun ini jumlah peserta didik yang mendaftar lebih dari 1.200 peserta, termasuk cabang olahraga, seni, dan olimpiade,” ucapnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung. Selain menjadi ajang prestasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat membawa nama baik Kota Metro di berbagai bidang.
“Kami berharap sportivitas tetap dijaga karena yang kita cari adalah bibit-bibit unggul untuk memajukan Kota Metro sesuai bidangnya masing-masing,” ungkapnya.
Di tengah kondisi efisiensi anggaran, Edi juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar program pengembangan potensi siswa dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
“Tahun ini efisiensi sangat ketat, sehingga kegiatan seperti ini perlu dukungan bersama agar ke depan kita bisa terus memfasilitasi siswa dengan lebih baik lagi,” pungkasnya.(Aliando)
