Kota Metro

Di Bawah Kepemimpinan Risfania, Program “Dulur Penting” Kembali Bergerak Tangani Stunting

45
×

Di Bawah Kepemimpinan Risfania, Program “Dulur Penting” Kembali Bergerak Tangani Stunting

Sebarkan artikel ini

Metro, Metrodeadline.com – Kecamatan Metro Barat kembali mengaktifkan program unggulan “Dulur Penting” sebagai upaya membantu penanganan stunting pada anak-anak di wilayah setempat, Jumat (22/5/2026).

Program tersebut merupakan gerakan sosial berbasis kolaborasi lintas sektor dengan menyalurkan bantuan telur kepada anak-anak terdampak stunting di setiap kelurahan.

Camat Metro Barat, Risfania mengatakan, program “Dulur Penting” sebenarnya telah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Namun, program itu sempat vakum selama beberapa bulan hingga hampir satu tahun sebelum akhirnya kembali diaktifkan pada 2026.

Menurutnya, sejak mulai bertugas sebagai Camat Metro Barat pada Januari 2026, dirinya menilai program tersebut memiliki manfaat nyata bagi masyarakat sehingga perlu kembali dijalankan.

“Dulur Penting merupakan program dua telur untuk penanganan stunting. Bantuan telur ini berasal dari kontribusi sukarela para pegawai Kecamatan Metro Barat, kelurahan, KUA, penyuluh KB, PKK, TKSK, Satgas, hingga kepala sekolah di wilayah Metro Barat,” kata Risfania.

Ia menjelaskan, kontribusi yang diberikan seluruh pihak bersifat sukarela tanpa adanya target maupun paksaan dalam jumlah bantuan.

“Seluruh telur yang terkumpul kemudian disalurkan setiap bulan pada minggu ketiga kepada anak-anak terdampak stunting di seluruh kelurahan di Kecamatan Metro Barat,” ujarnya.

Pada kegiatan penyaluran kali ini, tim menyambangi langsung rumah warga di Kelurahan Ganjar Agung yang memiliki anak terdampak stunting. Tercatat, sebanyak 11 anak menerima bantuan tersebut.

Selain menyalurkan bantuan, tim juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal anak, pola asuh orang tua, hingga kebersihan rumah.

“Kami datang langsung ke rumah warga untuk melihat kondisi lingkungan tempat tinggal, pola asuh orang tua, serta kebersihan rumah. Kami juga melibatkan pihak puskesmas agar kondisi kesehatan anak dapat dipantau secara langsung,” jelasnya.

Program tersebut turut melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, PKK, penyuluh KB, KUA, puskesmas, hingga RT dan RW setempat.

Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu meningkatkan kepedulian bersama terhadap persoalan stunting sekaligus memperkuat edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Risfania berharap program “Dulur Penting” dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan anak-anak yang mengalami stunting di Metro Barat.

“Kami berharap beberapa bulan ke depan ada perubahan signifikan pada tinggi dan berat badan anak-anak yang mendapatkan bantuan. Nantinya perkembangan tersebut akan dipantau oleh pihak puskesmas,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!