Metro, Metrodeadline.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tingkat Kota Metro, Pemerintah Kota Metro menyerahkan berbagai sarana dan prasarana persampahan kepada sejumlah kelurahan dan kelompok pengelola sampah, Jum’at (20/2/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Metro menyerahkan Bentor pemberian CSR Bank Lampung.
“Sekaligus memberikan 22 kotak sampah organik yang diberikan kepada dapur SPPG program MBGnya bapak Presiden,” ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa tanggal 20 februari 2026 dirinya genap berusia satu tahun.
“Mungkin belum banyak yang saya kerjakan dalam memimpin Kota Metro ini, tidak ada keputusasaan bagi saya untuk masyarakat Kota Metro yang pada intinya nanti bisa kami persembahkan yang terbaik bagi warga Kota Metro,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Yerry Ekhwan, bahwa kegiatan serupa sebagai ajakan guna memperkuat
sinergi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Kebijakan nasional Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup menekankan transformasi tata kelola persampahan berbasis sumber, penguatan peran pemerintah daerah, serta kolaborasi multipihak. Sejalan
dengan arahan Presiden Republik Indonesia, pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis mulai dari pemilahan di sumber, pengurangan sampah organik, hingga pemanfaatan kembali melalui pendekatan ekonomi
sirkular,” ujarnya.
Menurutnya, hal serupa guna mendorong penyelesaian sampah di tingkat kelurahan dan
kecamatan guna mengurangi beban pengangkutan ke TPA.
“Mengoptimalkan teknologi pengolahan skala mikro yang ramah lingkungan. semangat kerja bakti atau korve sebagai budaya gotong royong juga kembali
ditegaskan Presiden melalui Gerakan Indonesia ASRI,” tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi, kendaraan roda tiga (Bentor), dan bin kontainer sampah organik.
“Sebanyak 6 (enam) unit bentor diserahkan kepada kelurahan dan 1 (satu) unit untuk Satgas Kebersihan DLH Kota Metro. Bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan jangkauan layanan pengangkutan sampah pada wilayah yang belum optimal terlayani armada truk, khususnya di Metro Utara, Metro Barat, dan Metro Selatan,” katanya.
“Sebanyak 22 (dua puluh dua) unit bin kontainer sampah organik diserahkan kepada pengelola SPPG MBG/Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) MBG. Bantuan yang bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup ini bertujuan mendukung pengelolaan sisa makanan dan limbah dapur
secara higienis di sumbernya,” pungkasnya. (Aliando)
