Kota Metro

Langkah Strategis Al Muhsin Bangun Ekosistem Keuangan Syariah

115
×

Langkah Strategis Al Muhsin Bangun Ekosistem Keuangan Syariah

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com – Pondok Pesantren Al Muhsin resmi meluncurkan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar, Jum’at (20/2/2026)

Peluncuran EPIKS menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi pesantren berbasis prinsip syariah. Program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan dan edukasi keuangan syariah, mulai dari literasi keuangan, akses pembiayaan, pengelolaan usaha produktif, hingga penguatan kelembagaan ekonomi pesantren.

Dikatakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren  Al Muhsin Ali Murtadlo bahwa kehadiran EPIKS diharapkan mampu menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui EPIKS, para santri akan mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan keuangan berbasis syariah.

“Kewirausahaan, serta pemanfaatan produk dan layanan lembaga keuangan syariah. Selain itu, program ini juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan pelaku usaha,” tuturnya.

Ia berharap EPIKS dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang aman, mudah, dan sesuai prinsip Islam. Dengan demikian, pesantren dapat berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan umat.

“Peluncuran ini sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Al Muhsin Kota Metro dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah, sejalan dengan visi menjadikan pesantren sebagai pusat pemberdayaan dan kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Pondok Pesantren Al Muhsin Kota Metro Ahmad Nurwahid, bahwa program EPIKS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah bagi santri, pengurus, wali santri, serta masyarakat sekitar.

“Kami meyakini bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pembinaan akhlak, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis nilai-nilai syariah,” terangnya.

Selain itu pihaknya juga berharap hadirnya EPIKS dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan, yang mendukung pengembangan unit-unit usaha pesantren serta membuka akses layanan keuangan syariah secara lebih luas.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk mencetak generasi santri yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga mandiri dan memiliki kecakapan finansial sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

“Semoga EPIKS di Pondok Pesantren Al Muhsin Kota Metro menjadi model pengembangan ekonomi pesantren yang inspiratif dan membawa maslahat bagi umat,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!