Kota Metro

UM Metro Gelar Workshop Softskill dan Hardskill, Cetak Mahasiswa Kompeten dan Berdaya Saing 2026

74
×

UM Metro Gelar Workshop Softskill dan Hardskill, Cetak Mahasiswa Kompeten dan Berdaya Saing 2026

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com – Telah digelar Workshop peningkatan softskill dan hardskill bagi mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan (ormawa) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro tahun 2026, sebagai upaya mencetak generasi kampus yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemateri profesional dari kalangan akademisi dan praktisi untuk membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi efektif, hingga penguatan kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing. Melalui workshop ini, UM Metro menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa dan ormawa agar mampu berkontribusi aktif di lingkungan kampus maupun masyarakat luas, Kamis (12/2/2026)

Dikatakan Wakil III Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Dr. Ir. Eva Rolia, M.T., M.K.M., giat tersebut bertujuan guna meningkatkan kapasitas mahasiswa.

“Saya berharap UM Metro sesuai dengan slogannya solusi sukses masa depan. Jadi begitu mereka lulus itu bisa langsung kerja atau menjalankan studi lanjut juga berwirausaha dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu tampak hadir wakil ketua komisi II DPRD Kota Metro Roma Doni Yunanto., SPt. MM. Yang juga menjadi narasumber 1, bahwa  dirinya menyampaikan materi tentang enterpreneur.

“Bagaimana cara seorang entrepreneur itu, bagaimana langkahnya, apa saja yang dikerjakan ketika jadi enterpreneur saya jelaskan satu persatu dan berbagi manfaat kepada mereka,” tuturnya.

Ia menuturkan, banyak faktor  membuka wawasan enterpreneur.

“Baik dalam diri maupun dari lingkungan kita satu padukan menjadi skill yang ok, yang nantinya kedepan bisa menjadi wirausaha yang sukses,” kata wakil ketua komisi II DPRD kota metro.

“Mahasiswa harus banyak belajar dan berliterasi, Karena dengan berliterasi wawasan mereka bertambah sehingga dari keterbukaan informasi secara cepat maka akan memunculkan ide-ide baru yang dapat meningkatkan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu narasumber 2 yang berasal dari Kabid ekonomi kreatif Disporaparekraf Lidanna Dian Kurnia, SE., MM., bahwa dirinya menyampaikan materi tentang public speaking.

“Yang mana public speaking ini adalah suatu hal yang menjadi softskill seseorang untuk kemampuan berbicara sehingga dapat berkomunikasi dengan baik dan efektif,” ungkapnya.

“Karena nantinya mereka juga bukan hanya menjadi mahasiswa yang pandai berbicara, tapi juga akan menuju kejenjang selanjutnya yaitu dunia pekerjaan jadi harus mempunyai komunikasi yang baik dan efektif,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!