Disebut Tak Sesuai Spesifikasi Teknis, Kecamatan Sukadiri Diminta Segera Evaluasi Pelaksanaan 2 Proyek Paving Blok Kp Pulo Yang Diduga Bermasalah.

HARIAN METRODEADLINE |Tangerang – Disebut tak sesuai Spesifikasi Teknis Kegiatan, Kecamatan Sukadiri Diminta segara evaluasi hasil pengerjaan 2 proyek pemeliharaan paving blok Rw 04 Kp Pulo Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang-Banten, yang sangat diduga kuat bermasalah ( Sabtu (11/05/2024)

Hal tersebut dikatakan AK (inisial) salah satu warga yang sekaligus pula merupakan aktivis pemerhati pembangunan yang ada diwilayah Kabupaten Tangerang.

Menurut (AK) pada saat proses pelaksanaan kegiatan pembangunan ke 2 jalan paving blok tersebut, terdapat beberapa kejanggalan mulai dari adanya jenis penggunaan kasteen yang sangat diduga kuat tidak sesuai jenis ukuran, proses amparan agregat yang dinilai sangat begitu tipis, hingga sampai pada proses penerapan Standar Menejemen K3 yang tidak terlaksana dengan baik dan benar.

” Waktu itu kasteen diketahui berukuran 10-19-40, amparan aggeregat pun kala itu nampak sangat tipis, belum lagi para pekerja terlihat tidak terlengkapi dengan Alat Pelindung Diri(APD). Tutur AK yang salah satu narasumber yang tidak ingin di sebut kan namanya kepada awak media ini beberapa waktu yang lalu.

Perlu diketahui sebelumnya awak media sudah melakukan peninjauan lansunv kelokasi pengerjaan guna mencari memastikan dan mencari informasi terkait siapa pihak ke 3 yang melaksanakan dan mengerjakan kegiatan pembangunan pada proyek tersebut, namun sayang beberapa warga yang coba dikonfirmasi kala itu tidak mengetahui banyak pihak kontraktor yang dimaksud, alhasil awak media belum berhasil melakukan upaya konfirmasi.

Berdasarkan hal tersebut maka tentunya dirasa perlu bagi jajaran Kecamatan Sukadiri, untuk segera melakukan evaluasi, peninjauan dan pemeriksaan kembali hasil pengerjaan, guna mencegah terjadinya dampak kerugian keuangan negara yang berpotensi timbul dikemudian hari.

Akibat dari adanya indikasi ketidak sesuaian, maka negara sangat berpotensi dirugikan hingga puluhan juta rupiah.

Sampai berita ini diterbitkan pihak kontraktor belum dapat di temui untuk di konfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut (Nurdin)

You might also like

error: Content is protected !!