APBD 2022, Fraksi PKS Desak Eksekutif Tambah Alokasi Dana Pendidikan

Meskipun pendapatan daerah dan dana transfer pemerintah pusat mengalami penurunan. Fraksi PKS DPRD Kota Metro terus mendorong Pemkot Metro agar menambah alokasi dana pendidikan hingga 23 persen.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Metro, Wasis Riyadi, S.Sos., MH mengatakan bahwa, Fraksi PKS memberikan perhatian terhadap 14 indikator sasaran pada tahun 2022 yang menjadi tolak ukur kinerja pembangunan di Kota Metro berdasarkan visi misi dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

“Kami berpendapat apa tidak sebaiknya Pemkot Metro melakukan prioritas terhadap indikator sasaran yang akan di capai ditengah defisit anggaran. Jangan sampai berkeinginan semua, tapi justru tidak optimal semua,”tegasnya saat memberikan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Raperda APBD TA 2022, di Gedung DPRD Kota Metro, Senin 22 November 2021.

Lebih lanjut, kata Wasis terkait dengan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. Fraksi PKS berpendapat anggaran belanja pada Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan perlu di tambahkan bila memungkinkan sampai dengan 23 persen. Hal ini mengingat icon kebanggaan masyarakat Kota Metro adalah Kota Pendidikan.

“Pemkot Metro harus tampil memperjuangkan icon kebanggaan masyarakat Kota Metro ini. Penambahan anggaran pendidikan di pergunakan untuk memberikan apresiasi kepada guru dan siswa yang berprestasi mengharumkan Kota Metro di level Provinsi, Nasional hingga Internasional,”harapnya.

Fraksi PKS juga berpendapat bahwa diperlukan alokasi angggaran yang lebih besar untuk meningkatkan SDM pendidik agar lebih berkualitas, sehingga lebih menjamin kualitas pendidikan.

“Jadi anggaran bidang pendidikan harus di perhatikan untuk pemenuhan sarana dan prasarana di bawah Disdikbud Kota Metro maupun yang berada di bawah Kemementerian Agama juga harus mendapatkan dukungan anggaran dari Pemkot Metro,”ujarnya.

Sementara itu, menjawab pandangan umum Fraksi PKS DPRD Kota Metro. Walikota Metro, Wahdi mengatakan ada empat belas indikator sasaran pada tahun 2022 yang menjadi tolak ukur kinerja pembangunan di Kota Metro berdasarkan visi misi RPJMD merupakan indikator utama dari pelaksanaan seluruh pembangunan di Kota Metro.

“Kita akan mencapai target yang telah di susun pertahun selama lima tahun kedepan. Apabila ada target yang belum tercapai, maka dapat diupayakan pada tahun berikutnya,”pungkasnya.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

You might also like

error: Content is protected !!