Peduli Tenaga Kesehatan, BPJS Kesehatan Metro Beri Bantuan APD Untuk Tenaga Medis Kota Metro

Sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan yang membantu dalam penangana kasus Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Metro memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 95 unit baju hazmat dan 90 unit baju surgical gown. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada Dinas Kesehatan Kota Metro, Senin (11/10).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Wahyudi Putra Pujianto menjelaskan, bantuan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan BPJS Kesehatan terhadap langkah pemerintah dalam menanggulangi kasus Covid-19 di Indonesia. Dirinya menyebut, tenaga kesehatan memiliki risiko yang tinggi dalam menangani pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

“Dengan adanya risiko yang tinggi dalam penanganan pasien Covid, hal tersebut juga harus didukung dengan alat pelindung yang optimal. Dengan adanya bantuan yang diberikan, harapannya bisa menambahk jumlah ketersediaan APD bagi para tenaga kesehatan sehingga dapat memudahkan mobilitas tenaga kesehatan serta memberikan rasa aman abgi mereka saat menangani pasie yang terkonfirmasi Covid-19,” jelas Wahyudi.

Wahyudi menyebut, untuk kasus Covid-19 di Indonesia harus didukung oleh seluruh pihak. Dengan tidak dapat diprediksi kapan wabah tersebut akan berakhirm Wahyudi menyampaikan bahwa dibutuhkan sinergi lintas sektoral sehingga bisa memulihkan kondisi seperti semula dan seluruh masyarakat dapat beraktifitas kembali dengan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, Erla mengungkapkan pihaknya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan atas bantuan yang diberikan kepada para tenaga kesehatan yang hingga saat ini masih terus berjuang menghadapi kasus Covid-19.

“Baju APD ini akan sangat bermanfaat untuk rekan-rekan tenaga kesehatan, terlebih Covid-19 masih belum diketahui kapan akan berakhir, tentu dukungan dari semua elemen akan sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan virus Covid-19 ini,” kata Erla.

Sementara itu, Wahyudi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah berkomitmen untuk menyukseskan capaian Universal Health Coverage (UHC) bagi warganya. Hingga saat ini, jumlah penduduk Kota Metro yang sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebanyak 142.000 jiwa dari 172.934 jiwa total penduduk Kota Metro atau 83%. Dari jumlah penduduk yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, 26.000 di antaranya terdaftar sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI APBD) Kota Metro.

“Kami apresiasi penuh kepada Pemerintah Kota Metro atas perhatiannya akan kesehatan masyarakat. Kami berharap kedepannya dapat terus saling bersinergi dan berkolaborasi agar capaian UHC sebesar 98% dapat terwujud di tahun 2021,” ujar Wahyudi.

Wahyudi berharap tingginya cakupan kepesertaan JKN-KIS di Kota Metro ini dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten-Kabupaten lainnya untuk dapat meraih UHC, khususnya wilayah kerja Cabang Metro yaitu Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.

You might also like

error: Content is protected !!