Rincian Anggaran Corona Tak Muncul, BTT Caplok APBD 2020 Hingga Rp. 25 Miliar

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menyiapkan anggaran sebesar Rp. 28.146.068.700,00 pada APBD Tahun Anggaran 2020, untuk belanja tak terduga (BTT). Nilai tersebut sangat fantastik melihat postur APBD hanya sebesar Rp. 909.371.003.167, 71.

Sementara baik tim anggaran legislatif dan ekskutif tidak membahas rincian anggaran penanganan wabah Covid-19 pada APBD 2020.  Sedangkan ada pembengkakan anggaran arus kas keluar untuk pembayaran hibah sebesar Rp. 31,9 miliar pada APBD 2020.

Juru Bicara Banggar DPRD Metro, Didik Isnanto menyebut, pos BTT ini diperuntukan bagi keperluan pengeluaran penanganan bencana alam, bencana defisit dan untuk pengeluaran tiak terduga lainnya yang sangat diperlukan.

“Jadi pada tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp.28.146.068.700,00, dan telah direalisasikan sebesar Rp. 25.728.069.023,00 atau sebesar Rp. 91,41 persen,”ungkapnya, di gedung DPRD Metro, Selasa (27/07/2021).

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi mengatakan, perbedaan pendapat dalam  setiap tahapan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap Kota Metro, khususnya pada subtansi laporan keuangan yang merupakan corong informasi terhadap pelaksanaan APBD Kota Metro yang sebelumnya telah disusun bersama.

“Tentu hal ini merupakan proses pembelajaran bagi kita semua agar dapat memahami dan mengerti secara utuh tentang APBD Kota Metro mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban dan pelaporan,”jelasnya.

Sambungnya, lanjut Wahdi sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang setengah-tengah yang pada akhirnya menyebabkan timbulnya ketidakpercayaan dan ketidakyakinan pada apa yang  telah dilakukan bersama.

You might also like

error: Content is protected !!