Daerah

Rencana, Acara Sukadana Fair Digelar Karang Taruna Gempars Peringati Soekodano Ke-371

804
×

Rencana, Acara Sukadana Fair Digelar Karang Taruna Gempars Peringati Soekodano Ke-371

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TIMUR – Historisnya, Kota Sukadana didirikan sejak tahun 1650 silam pada zaman onder afdeling era kependudukan Pemerintahan kolonial Hindia Belanda hingga tahun 2020 ini telah genap berusia 370 tahun.

Rencananya, pada tahun 2021, akan digelar kegiatan acara Sukadana Fair yang akan melibatkan 20 Desa se-Kecamatan Sukadana di lapangan Merdeka Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana.

Kegiatan itu akan dikoordinir oleh David Suwandi Pratama (28) Ketua Karang Taruna Generasi Muda Pasar Sukadana (Gempars) Desa Pasar Sukadana, dalam rangka memperingati kelahiran Kota Soekodano ke-371.

“Tahun ini usianya genap 370 tahun … Insyaallah tahun (2021) depan kita akan mengadakan SUKADANA FAIR guna memperingati berdirinya SOEKODANO yang ke 371,” tutur David kepada metrodeadline pada Selasa, 6 Oktober 2020 pukul 16.23 WIB melalui WhatsApp.

Meskipun acara Sukadana Fair diadakan tahun depan, setidaknya David telah memohon restu dari Deli Solthoni Kepala Desa Pasar Sukadana sekaligus Ketua Forum Kepala Desa se-Kecamatan Sukadana.

“Saya sudah koordinasi sekaligus minta izin dengan beliau, karena acara akan diadakan dilapangan Merdeka Desa Pasar Sukadana yang melibatkan 20 orang Kepala Desa se-Kecamatan Sukadana agar membuka stand Desanya masing-masing,” katanya.

Kegiatan Sukadana Fair menjadi ajang mempromosikan Sesat Agung Sukadana Lampung Timur sekaligus memperkenalkan arsitektur bangunan tangga warisan peninggalan arsitek era jaman Hindia Belanda.

“Kita juga akan mengadakan pergelaran teatrikal melibatkan sekitar 20 orang untuk mempromosikan
Objek Wisata Sesat Agung, utamanya memperkenalkan bangunan tangga bersejarah peninggalan Belanda,”

Rencana David tersebut mendapat dukungan dari Zainal Abidin Wahid Tokoh Adat Marga Unyi Sukadana.

“Saya sangat mendukung kegiatan itu, apalagi diadakan tahun depan mudah-mudahan wabah Covid-19 bisa kondusif,” kata Zainal pada Rabu, 7 Oktober 2020 jam 11.30 WIB dikediamannya.

“Menurut hemat saya, acara Sukadana Fair diadakan berlokasi di eks pasar baru tempat acara pasar wedana, karena perlu ditata dan hikmahnya tempatnya bisa jadi bersih dan hidup, bila perlu dibersihkan dulu,” jelas Suttan Paku Alam Tokoh Adat Marga Unyi Sukadana itu.

(Ropian Kunang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!