
LAMPUNG TIMUR – Pertunjukan kegiatan hiburan musik diselenggarakan di Pasar Wedana Sukadana berlokasi di eks Pasar Baru Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana Sabtu, 26 Oktober 2019 malam. Hiburan musik disajikan oleh penyelenggara bertujuan untuk menghibur masyarakat khususnya para pemuda – pemudi.
Akan tetapi, acara hiburan musik segera diakhiri sebab diduga berujung dengan ricuh. Penyebabnya, terjadi adu fisik antara dua kelompok pemuda yang diduga berasal dari dua Kecamatan yaitu Kecamatan Sukadana dan Kecamatan Labuhan Ratu sehingga terjadi korban fisik baik luka memar bahkan luka.
Namun sangat disayangkan terdapat sebagian pemuda yang merasa tak bersalah ikut menjadi sasaran bahkan menjadi korban terkena pukulan dan hantaman benda keras terkena lemparan batu.
Informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), salah satu oknum pemuda yang melakukan keributan berasal dari Pasar Tridatu Desa Raja Basa Lama Kecamatan Labuhan Ratu.
“Tadi yang ribut itu rame, ada anak dari Tridatu kalau nggak kami pisah mungkin nggak tau apa yang terjadi, tapi sekarang dia sudah dianter pulang”. Kata Wantoni Ketua LSM BELATI Lampung Timur.
Entah tak tau kenapa sebabnya, seorang pemuda yang berasal dari Dusun Kuripan Desa Sukadana Kecamatan Sukadana berinisial HL malah memukuli dua orang pemuda tak bersalah dibagian wajah sekitar mata menggunakan benda keras.
“Mata saya dilempar pakai batu oleh HL padahal kami berdua nggak ada salah dan nggak tau apa-apa”. Ujar Handoko pemuda Desa Pasar Sukadana sembari memegangi matanya.
Ketika didatangi ke kerumah, orangtua HL awal mulanya terkesan menutupi dengan mengatakan anaknya tidak berada dirumah beralasan sedang pergi ke Metro.
“(HL) anak saya nggak dirumah sedang ke Metro, suami saya kerja di PT, jadi besok siang aja kita urus. Kalau saya dengar anak Sukadana ribut sama anak dari Tridatu”. Tutur orangtua HL.
Dilain pihak, Kasi Keamanan Desa Pasar Sukadana Nur Syahrir mengatakan apabila HL pemuda Dusun Kuripan itu mengalami luka dibagian tangannya.
“Kalau HL anak dari Kuripan itu luka dibagian tangannya,”. Ujar Nur Syahrir.#
