Lampung

LEBIH EFISIEN DENGAN MOBILE JKN

897
×

LEBIH EFISIEN DENGAN MOBILE JKN

Sebarkan artikel ini


metrodeadline.com – sejak launching pada tanggal 15 November 2017 lalu, aplikasi Mobile JKN telah lebih dari dua tahun memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS.

Sampai dengan saat ini, BPJS Kesehatan terus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat dengan adanya Mobile JKN. Aplikasi tersebut dapat membantu mengurangi antrian masyarakat di kantor-kantor BPJS Kesehatan.

Hanya dengan men-download di App Store atau Play Store, semua peserta JKN-KIS semakin dimudahkan karena tidak perlu lagi untuk datang dan mengantri ke Kantor Cabang maupun Kantor Kabupaten untuk melakukan pengurusan administrasi.

Tak henti-henti nya BPJS Kesehatan terus memperkenalkan aplikasi ini dengan berbagai fitur, diantaranya adalah KIS Digital, pendaftaran peserta PBPU, perubahan fasilitas kesehatan, dan daftar fasilitas kesehatan yang berkerjasama dengan BPJS Kesehatan. Salah satu peserta yang selalu menggunakan aplikasi ini adalah Ahmad Efendi, lelaki berusia 26 tahun ini merupakan peserta mandiri yang berdomisili di Kota Metro.

“Mobile JKN ini benar-benar praktis, sangat membantu terkait informasi kepesertaan JKN-KIS. Kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ditengah berbagai kesibukan, terkadang kita tidak selalu membawa semua identitas termasuk kartu JKN-KIS, tapi HP adalah barang yang bisa dibilang selalu ada di saku celana kita. Jadi kalau tiba-tiba membutuhkan pelayanan, cukup menggunakan KIS Digital dan ditunjukkan dari HP, kita sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Ahmad Efendi.

“Saya pribadi Alhamdulillah masih diberikan kesehatan sehingga belum butuh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tapi saya tahu, penting untuk mengikuti kepesertaan ini, karena kita harus mempunyai persiapan jika sakit dan membutuhkan pelayanan.

Seperti yang kita tahu ya, biaya berobat sekarang mahal, kalau harus sekaligus membayarkan biaya pengobatan, pasti akan sangat berat. Dengan mengikuti program ini, sama seperti kita sudah menabung dengan membayarkan iuran setiap bulan,”ungkap ahmad.

Ahmad berharap keluarga selalu diberi kesehatan, sehingga dengan rutin bayar iuran, dapat ikut bergotong royong membantu peserta JKN yang sakit.

Ia juga meminta agar BPJS Kesehatan dapat selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga manfaat kepesertaan JKN-KIS dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!