
LAMPUNG TIMUR – Kepada yang terhormat, Bapak/Ibu, Saudara-saudariku, dimanapun saja berada. Atas nama Ibu Nani Suningsih (47)
warga Dusun VIII Kuala Penet Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, tergolong keluarga tidak mampu secara ekonomi.
“Saat ini, kami atas nama pengurus dan anggota atau petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur, sedang mendampingi saudara kita Nani Suningsih yang dalam kondisi sakit dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Mardi Waluyo Kota Madya Metro Propinsi Lampung”. Kata Dian Ansori Ketua P2TP2A Kabupaten Lampung Timur Kamis, 12 September 2019 jam 05.02 WIB.
“Ibu Nani mengidap penyakit Diabetes dan mengakibatkan gangguan syaraf, awalnya berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana Kabupaten Lampung Timur, menggunakan program Bupati Lampung Timur yaitu gratis Pelayanan Kesehatan dan Ambulance bagi Masyarakat yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu BPJS kesehatan”. Jelas Ketua P2TP2A Kabupaten Lampung Timur.
“RSUD Sukadana kemudian merujuk ibu Nani ke RS Mardi Waluyo Kota Madya Metro Propinsi Lampung dan kini dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan hingga sampai saat ini belum serupiah pun membayar. Sedangkan untuk biaya berobat mencapai Rp. 8 juta tetapi keluarga tidak punya uang sebanyak itu”. Terang Dian Ansori
“Sementara, ibu Nani pakai jaminan dengan data Kependudukan saja, RS Mardi Waluyo tidak ada program gratis terutama biaya ICU. Yang ada hanya program keringanan bagi keluarga miskin berupa biaya perawatan diluar ICU dan itupun tidak seluruhnya bisa digratiskan”. Urainya.
“Kami mohon Do’a dari bapak/Ibu para Saudaraku untuk kesembuhan Ibu Nani
dan juga kami berharap keikhlasanya untuk dapat membantu meringankan beban biaya ibu Nani”. Harap Dian.
Atas nama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur,
Dian Ansori.
