Tak Lama, Asuransi Akan Diserahkan Petugas PPIU PT.SAW DGI

LAMPUNG TIMUR – Petugas biro travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) PT. Samira Ali Wisata (SAW) Dini Group Indonesia (DGI) hadir memenuhi panggilan Ahmad Tsauban Kepala Saksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.

Tujuan kehadiran petugas PPIU PT. SAW DGI dan FIF Group menunjukkan surat izin operasional dan memberikan pelindungan jiwa berupa asuransi hak jemaah meskipun sedikit terkambat lebih kurang 5 bulan hampir mendekati daluarsa 6 bulan.

“Alhamdulillah mereka hadir termasuk dari perwakilan FIF, untuk legalitas PPIU tersebut resmi ada izin operasionalnya”. Kata Ahmad Tsauban Jumat, 2/8 pukul 17.27 WIB melalui aplikasi WhatssApp.

Petugas biro travel PPIU PT. SAW DGI Lampung Timur belum pernah meminta rekomendasi pembuatan passport sebab jemaah umrah berusia diatas 50 tahun.

“Memang belum pernah minta rekomendasi pembuatan paspor karena jamaahnya sudah usia diatas 50 tahun, sehingga kami belum mengetahui PPIU tersebut, izin operasional berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia”. Tambah Tsauban.

Pengajuan klaim asuransi melalui proses cukup lumayan panjang, dalam waktu dekat asuransi akan diserahkan langsung oleh Rini petugas biro PPIU PT. SAW DGI Propinsi Lampung kepada Bastian Adi Candra ahli waris Rumli almarhum.

“Terkait asuransi karena melalui proses panjang, informasi yang tadi disampaikan Insyaallah tidak lama lagi akan diserahkan”. Tutupnya.

Ahmad Tsauban Kasi PHU Kemenag Lamtim tidak memberikan jawaban terkait indikasi pelanggaran yang telah dilakukan petugas biro travel PPIU PT.SAW DGI dan pembiayaan FIF Group yang memfasilitasi pemberangkatan jemaah umrah dengan menggunakan biaya perjalanan ibadah umrah (BPIU) berasal dari sumber dana talangan.

Bastian Adi Candra mempertanyakan tentang sumber dana asuransi yang akan dikeluarkan berasal dari mana, apakah dari biro travel PPIU PT. SAW DGI atau dari pembiayaan Syariah Federal International Finance (FIF) Group.

“Asuransi yang mau diserahkan itu asuransi dari mana, itu ada 2 macam, apakah asuransi dari biro travel PPIU PT. SAW DGI ataukah dari pembiayaan FIF Group”. Tanya Adi Jumat, 2/8 pukul 20.00 WIB.

Adapun yang hadir penuhi panggilan Ahmad Tsauban Kasi PHU Kemenag Kabupaten Lamtim, Rini dan Novita petugas biro travel PPIU PT. SAW DGI Lampung dan Lampung Timur serta Rohmawati petugas dari pembiayaan syariah FIF Group Metro.

“Apabila semua dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses klaim sudah dilengkapi dan tidak ada tunggakan premi, klaim akan diproses dalam waktu maksimal 14 (empat belas) hari kerja”. dikutip dari laman axa.co.id edisi, Rabu, 5 Februari 2014 dengan judul, Berapa Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Proses Klaim?

Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah
Pasal 12 PPIU dilarang memfasilitasi keberangkatan Jemaah menggunakan BPIU yang berasal dari dana talangan.

Pasal 27 (1) PPIU dapat mengajukan permohonan pengesahan kontrak sebagai syarat menjadi provider visa. (3) Provider visa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib: f. memastikan asuransi perjalanan Jemaah. (*)

Laporan : Ropian Kunang

You might also like

error: Content is protected !!