Dugaan Mark Up DD, Ormas Desak Kejari Proses 7 Desa di Lamteng

Lampung Tengah – Menolak korupsi dana desa (DD), ratusan warga dari 7 desa yang berada di Kabupaten Lampung Tengah laporkan kasus dugaan korupsi di
Kampung Bangunrejo , Padangratu, Kalirejo, Gayabaru, Rumbia, Seputihbanyak, Seputihraman dan Seputihmataram, Senin, (29/7/2019).

Dalam orasinya, massa beserta LSM penggerak anak bangsa menuntut agar Kepala Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Ziman segera diproses secara hukum terkait kasus pelecehan terhadap Lambang Negara, dan penyimpangan terhadap Dana Desa Tahun 2017 dan 2018.

Selain Kepala kampung Payung Makmur, LSM tersebut juga melaporkan tunuh kepala kampung . Antara lain Kampung Bangunrejo , Padangratu, Kalirejo, Gayabaru, Rumbia, Seputihbanyak, Seputihraman dan Seputihmataram.

Sopian sebagai kordinator menerangkan bahwa, ada tujuh kampung yang di laporkan.

“Kami minta penegak hukum segera mengusut kasus ini hingga tuntas,” kata Kordinator aksi  Sopiyan.

Sementara itu, Kapala Kejaksaan Negeri Gunungsugih, Edi Dikdhaya, mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam proses. Pihaknya masih menunggu laporan dari Inspektorat apakah ada kerugian Negara atau tidak.

“ Ya seandainya ada kerugian Negara maka kajaksaan akan mengeluarkan surat perintah penyelidikan. Namun jika tidak ada kerugian Negara maka kasus ini akan ditutup,”pungkasnya. (*)

Penulis/Foto : Rizki AR

You might also like

error: Content is protected !!