Parah ! SDN 6 Metro Utara Diduga Pungli Hingga Tahan Seragam Olahraga Siswa

Foto net ilustrasi

METRODEADLINE.COM – Sekolah Dasar (SD) Negeri 6 Metro Utara Kota Metro Provinsi Lampung,  diduga menahan seragam kaos olahraga kelas 1 pada Tahun Pelajaran 2018/2019. Itu menyusul adanya keluhan dari salah satu Walimurid, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, tidak dibagikannya seragam olaharaga ini hanya tiga siswa,  dan yang lain sudah dibagikan jauh-jauh hari.

“Saya sudah bayar lo mas, totalnya sebesar Rp225 ribu, itu dapat seragam baju batik,  dan seragam kaos olahraga pada TP 2018/2019. Bayangkan sudah hampir 1 tahun,  mau kenaikan kelas 2 seragam tak kunjung dibagikan, “keluh Kancil sapaan akrabnya.

Pria yang kesehariannya bekerja dibengkel mobil ini mengaku sudah beberapa kali datang ke sekolah menanyakan ke kepala sekolah (Kadar Red), dan guru olahraga.

“Kapan pak kaos olahraganya dibagikan? Sabar masih proses, nanti kalau sudah jadi di kasih,”ucapnya menirukan sang kepsek.

Ia menambahkan setiap hari jumat sabtu anak saya itu rewel mas. Ya namanya anak-anak temenya punya seragam kaos dia masih pakai kaos Taman Kanak Kanak.

“Saya ja,  sebagai orangtua miris melihatnya,  pokoknya kalau tidak salah ada tiga siswa yang belum dibagikan kaos.  Parahnya lagi pas kegiatan ekskul olahraga, anak saya disuruh minggir dulu karna kan tidak seragam. Kecuali saya belum bayar ditahan tidak apa-apa. La ini sudah lunas kok blom dikasih sampai sekarang,”ujarnya.

Sementara dari penelusuran sejumlah sumber. Terungkap sejumlah fakta yang menjerumus tindakan dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan pihak sekolah. Salah satunya, tarikan uang komite untuk membangun musholla,  dan tarikan pembelian sampul raport yang di koordinir pihak sekolah.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menaggapi hal tersenut,  Kepala SDN 6 Metro Utara Kadar Aminudin, S. Pd membantah hal tersebut.

“Kami tidak melakukan penarikan,  dan lain-lain. Kalau masalah musholla silahkan hubungi komite sekolah kami,”singkatnya.

Sementara terkait ada sekitar tiga siswa yang belum dibagikan seragam kaos olahraga karna apa?  Kodar mengaku masalah kaos itu, sebenarnya sudah dibagikan, hanya ada yang kekecilan sehingga dipesankan ulang.

“Bukti fisik ada di sekolah bisa hubungi guru olah raga,”pungkasnya. (*)

Dirilis dari sejumlah sumber

Penulis/Foto : Fredy Kurniawan Sandi

You might also like

error: Content is protected !!