JAWA TIMUR

Enam Jabatan Strategis Ponorogo Mengerucut, 18 Nama Masuk Tahap Akhir

37
×

Enam Jabatan Strategis Ponorogo Mengerucut, 18 Nama Masuk Tahap Akhir

Sebarkan artikel ini

 

PONOROGO — Setelah sempat membuat para kandidat dan publik menunggu, proses seleksi terbuka enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo akhirnya memasuki babak penentuan.

 

Panitia Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Ponorogo resmi mengumumkan hasil akhir seleksi pada Kamis, 24 September 2026. Pengumuman ini sekaligus menuntaskan penundaan yang sebelumnya dijadwalkan keluar pada 15 September 2026.

 

Penundaan tersebut berkaitan dengan proses menunggu rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Rekomendasi itu kemudian diterbitkan melalui Surat BKN Nomor 48207/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 18 September 2026 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka JPTP Kabupaten Ponorogo.

 

Hasil seleksi selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara Panitia Seleksi Nomor 28/PANSEL/KAB-PO/2026 tanggal 4 September 2026 dan menjadi dasar Pengumuman Nomor 31/PANSEL/KAB-PO/2026 tertanggal 24 September 2026. Dokumen tersebut ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiarto, M.Si., yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo.

 

Dari enam jabatan yang dilelang, masing-masing kini menyisakan tiga calon. Total terdapat 18 nama yang bertahan dalam hasil akhir seleksi.

 

Namun ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Tiga nama pada masing-masing jabatan tidak disusun berdasarkan peringkat nilai. Panitia mencantumkannya berdasarkan urutan abjad, sehingga posisi nama dalam daftar tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan siapa yang memperoleh nilai tertinggi.

 

1. Direktur RSUD dr. Harjono

 

Tiga nama yang masuk dalam hasil akhir seleksi Direktur RSUD dr. Harjono adalah:

 

– Anies Djaka Karyawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

– Heni Lastari, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Harjono.

– Isna Rofiudin Ruslan, Dokter Ahli Madya RSUD dr. Harjono.

 

Tiga kandidat tersebut memiliki latar belakang yang berbeda. Anies berasal dari jajaran birokrasi kesehatan Kabupaten Madiun, sementara Heni dan Isna telah berkiprah di lingkungan RSUD dr. Harjono.

 

2. Kepala DPMPTSP

 

Untuk jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tiga nama yang bertahan yakni:

 

– Budi Darmawan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.

– Etik Mudarifah, Sekretaris DPMPTSP.

– Toni Khristiawan, Camat Kauman.

 

Komposisinya mempertemukan pengalaman di bidang pengadaan barang dan jasa, birokrasi internal DPMPTSP, serta pengalaman pemerintahan kewilayahan.

 

3. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

 

Tiga kandidat untuk posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) adalah:

 

– Dwi Puspitorini, Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

– Erni Haris Mawanti, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah.

– Hadi Priyanto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah.

 

Ketiganya merupakan pejabat dengan pengalaman pada bidang berbeda, mulai dari urusan teknis permukiman hingga administrasi pemerintahan dan kerja sama daerah.

 

4. Kepala Dinas Tenaga Kerja

 

Untuk kursi Kepala Dinas Tenaga Kerja, tiga nama yang masuk tahap akhir yaitu:

 

– Budi Jatmoko, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

– Hadi Rustiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

– Setiyo Hari Sujatmiko, Camat Sukorejo.

 

Ketiganya membawa pengalaman dari lingkungan perangkat daerah, Sekretariat Daerah, serta pemerintahan tingkat kecamatan.

 

5. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

 

Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, tiga kandidat yang dinyatakan masuk hasil akhir adalah:

 

– Erny Prasetyaningsih, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

– Mahmudah Reni Damayanti, Kepala Bidang Perumahan dan Tata Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.

– Shandra Aji Hidayanto, Camat Ponorogo.

 

Ketiganya memiliki pengalaman kerja yang berbeda, dengan latar belakang bidang sosial, teknis pembangunan, hingga pemerintahan kewilayahan.

 

6. Kepala BPPKAD

 

Untuk jabatan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), tiga nama yang masih berada dalam proses seleksi adalah:

 

– Andri Hendhratmoyo, Camat Ngebel.

– Luhur Apidianto, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

– Yendri Supriyanto, Kepala Bidang Akuntansi pada BPPKAD.

–

 

 

Yendri menjadi salah satu kandidat yang berasal dari internal BPPKAD. Sementara Andri memiliki pengalaman sebagai camat dan Luhur berada di lingkungan badan perencanaan daerah.

 

Bukan Urutan Peringkat

 

 

Dengan diumumkannya 18 nama tersebut, proses seleksi enam jabatan strategis Pemkab Ponorogo telah melewati salah satu tahapan penting.

 

 

Meski setiap jabatan kini hanya menyisakan tiga kandidat, daftar tersebut belum menunjukkan siapa yang berada di peringkat pertama, kedua maupun ketiga. Panitia secara tegas menyusun nama berdasarkan abjad, bukan berdasarkan perolehan nilai.

 

 

Karena itu, urutan nama dalam pengumuman tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan kandidat dengan nilai tertinggi ataupun menentukan siapa yang nantinya akan mengisi jabatan tersebut.

 

 

Tahap selanjutnya akan menentukan siapa dari tiga kandidat pada masing-masing jabatan yang akhirnya dipercaya menduduki enam posisi pimpinan tersebut.

 

 

Dengan terbitnya pengumuman hasil akhir pada 24 September 2026, proses yang sebelumnya tertunda karena menunggu rekomendasi BKN kini kembali bergerak. Keputusan Panitia Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Ponorogo juga dinyatakan tidak dapat diganggu gugat.

 

 

Kini, enam jabatan strategis tersebut telah memiliki 18 nama calon. Tinggal menunggu proses berikutnya hingga masing-masing kursi memiliki pejabat definitif.wys*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!