Metrodeadline.com — Universitas Dharma Wacana (UDW) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa mengenai kehidupan akademik, lingkungan kampus, serta nilai-nilai kebangsaan, Kamis (3/9/2026)
Kegiatan PKKMB UDW tahun 2026 diikuti sekitar 441 mahasiswa baru 2026 terdiri dari prodi S1 Agroteknologi 50 peserta, S1 Agribisnis 39, S1 Administrasi publik 73, S1 Teknik informatika 55, S1 sistem informasi 48, S1 bisnis digital 31, D3 keperawatan 59, S1 keperawatan 18.
Selain itu PKKMB juga diikuti sejumlah mahasiswa tahun 2025, prodi S1 Agroteknologi 42 peserta, S1 Agribisnis 5, S1 administrasi publik 9, S1 Teknik informatika 1, S1 Sistem Informasi 7, dan S1 Bisnis Digital 4.
Dikatakan Rektor Universitas Dharma Wacana, Bigi Undadraja, S.T.P., M.Si., bahwa PKKMB merupakan kegiatan penting guna mengenalkan mahasiswa baru terhadap dunia perguruan tinggi sekaligus memberikan bekal yang diperlukan selama menempuh pendidikan hingga menyelesaikan studi.
“PKKMB tentunya sangat penting dilaksanakan untuk mengenalkan dunia kampus kepada mahasiswa baru. Ada berbagai materi yang diberikan, mulai dari pengenalan kampus, bela negara, sistem akademik, hingga edukasi mengenai bahaya narkoba,” ujarnya.
Menurutnya, melalui rangkaian kegiatan tersebut mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami sistem perkuliahan, tetapi juga memiliki pengetahuan dan sikap yang mendukung keberhasilan mereka selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
“Harapan saya mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang lebih, terutama mengenal dunia kampus seperti apa, sehingga mendapatkan bekal yang baik untuk menyelesaikan kuliah hingga lulus nanti,” tambahnya.
Rektor juga menyampaikan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru masih terus berlangsung, khususnya untuk jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang masih dalam tahap penyelesaian.
Sementara itu, salah satu pemateri PKKMB, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemerintah Kota Metro, Rosita, menyampaikan materi mengenai visi dan misi Kota Metro serta pentingnya kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah.
Rosita mengatakan, Pemerintah Kota Metro menyambut baik keberadaan mahasiswa Universitas Dharma Wacana dan berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perkembangan Kota Metro.
“Kami berharap ada sesuatu yang bisa diberikan oleh mahasiswa untuk Kota Metro. Misalnya ikut mengembangkan kuliner, budaya, atau berbagai hal lainnya yang dapat membuat Kota Metro menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bahwa keberadaan mahasiswa di Kota Metro diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas pendidikan, tetapi juga dapat menjadi mitra dalam mendorong kemajuan daerah melalui gagasan, kreativitas, dan kontribusi nyata.
Pada kesempatan yang sama, Kasiter Korem 043/Garuda Hitam, Kolonel Infanteri M. Sofrianes Salam, menyampaikan materi tentang bela negara kepada mahasiswa baru.
Ia menilai materi bela negara penting diberikan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa baru, agar mereka tetap memahami sejarah perjuangan bangsa serta memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Materi bela negara ini penting, apalagi mahasiswa baru merupakan generasi muda. Kalau kita tidak memberikan materi seperti ini, terkadang anak-anak muda sekarang bisa melupakan sejarah. Padahal sejarah sangat penting bagi kita,” jelasnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah merupakan salah satu bagian dari upaya membangun kesadaran bela negara. Mahasiswa perlu kembali mengingat berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa, termasuk makna Sumpah Pemuda serta perjuangan para pahlawan.
“Jangan sekali-kali kita melupakan sejarah. Bagaimana kita akan belajar kalau sejarahnya sendiri sudah banyak dilupakan?” tegasnya.
Kolonel Sofrianes juga menekankan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab kalangan militer. Seluruh komponen bangsa memiliki ha
