Lampung Utara

Bupati Tinjau Lokasi Pasca Kebakaran di RSUD Ryacudu Kotabumi

118
×

Bupati Tinjau Lokasi Pasca Kebakaran di RSUD Ryacudu Kotabumi

Sebarkan artikel ini

 

Lampung Utara, Metrodeadline – Pasca Kebakaran, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meninjau gudang terbakar di RSUD Ryacudu Kotabumi, Senin (31/08/2026)

Beberapa barang tampak hangus berserakan, seperti kertas alat tulis, bad tidur, lemari, dan alat kesehatan sebagai aset milik rumah sakit.

Saat peninjauan dilokasi gudang terbakar, Bupati mengatakan, akan melakukan inventarisasi kerusakan barang dampak kebakaran, mencatat untuk ditindaklanjuti kearah pembenahan.

“Kita inventarisir dulu jenis kerusakan ini, kemudian kita kaitkan dengan rencana revitalisasi Rumah Sakit dari Pemerintah Pusat, Insyaallah rencana pembangunan tetap ada.” jelas Hamartoni yang didampingi Direktur RSUD Ryacudu dr. Cholif Paku Alamsyah saat di wawancarai di lokasi kebakaran.

Sementara mengenai pelayanan, Hamartoni mengatakan sejauh ini pelayanan di RSUD Ryacudu tetap berjalan dengan lancar.

“Pelayanan kesehatan tetap berjalan, tidak mengganggu sama sekali. Untuk aset kita minta di data kembali apa saja yang terbakar,” paparnya.

Turut mendidampingi saat itu, Sekda Intji, Kadinkes dr. Maya, Kadiskominfo Gunaido, Kadis Perkim Dirgantara dan Kadis Pemadam Kebakaran Khairul Anwar.

Sementara itu, Direktur RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi dr. Cholif Paku Alamsyah menjelaskan, awal mula kebakaran Gudang terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Gudang yang terbakar merupakan gudang penyimpanan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Seperti Alkes (Alkes), tabung, AC termasuk dokumen pasien yang sudah berusia 20 tahun ke atas.

Sebelumnya pihak RSUD sudah berupaya merapihkan dan mengidentifikasi serta membuat Rak agar dua gudang tersebut bisa tertata. Setelah mendata dan menata pihaknya berencana akan melaporkan ke Bagian Aset untuk diajukan dilakukannya pemusnahan. Mengingat barang-barang yang ada di dua gudang tersebut sudah tidak bisa diperbaiki dan di pakai kembali.

“Sudah kami data, dan kami coba panggilkan tekhnisi khusus untuk memperbaiki aset-aset yang ada. Namun sudah tidak bisa diperbaiki dan di pakai. Kami lagi menata satu gudang, sisa satu gudang lagi tapi malah terkena musibah dan gudang terbakar. Memang sebelumnya kami berencana setelah semua didata dan tertata kami ajukan untuk di musnahkan,” jelas dr. Cholif.

Sejauh ini juga tambah dr. Cholif, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Pihak Kepolisian juga sangat membantu sejak kebakaran terjadi, begitu juga dengan petugas pemadam kebakaran yang langsung merespon cepat di bantu dengan Brimob dan TNI.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, pelayanan kita tetap berjalan seperti biasanya, semua kita serahkan kepada pihak yang berwajib terkait penyebab kebakaran,” ucapnya.

(*/Aw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!