Kota Metro

HAN ke-42, Pemkot Metro Ajak Masyarakat Sayangi dan Lindungi Anak

37
×

HAN ke-42, Pemkot Metro Ajak Masyarakat Sayangi dan Lindungi Anak

Sebarkan artikel ini

 

 

Metro, Metrodeadline.com – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP KB) menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kota Metro Tahun 2026 di halaman Masjid Taqwa Metro, Rabu (23/7/2026).

 

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan”

 

Hal tersebut guna mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk memenuhi hak anak, memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

 

Dikatakan Kepala Dinas PPPA PP KB Kota Metro Silfia Naharani, bahwa pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional didasarkan pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak, Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak, Pedoman Pelaksanaan Hari Anak Nasional Tahun 2026 dari Kementerian PPPA RI, serta Keputusan Wali Kota Metro tentang pembentukan panitia peringatan HAN ke-42.

 

“Peringatan Hari Anak Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, mendorong partisipasi anak dalam pembangunan melalui penyampaian Suara Anak Kota Metro Tahun 2026, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, dan keluarga dalam mewujudkan Kota Layak Anak,” ujarnya.

 

Ia menuturkan, rangkaian kegiatan HAN ke-42 telah berlangsung sejak 10 Juni hingga 23 Juli 2026 dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan berbagai mitra nonpemerintah.

 

“Kami juga telah melakukan berbagai kegiatan sebelum puncak hari anak nasional diantaranya monitoring dan evaluasi PUSPAGA Omah Peluk, bimbingan teknis Konvensi Hak Anak, talkshow PUSPAGA bersama TP PKK Kota Metro, kegiatan One Day For Children, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak, hipnomotivasi belajar, bimbingan remaja usia sekolah, pelayanan kesehatan anak di sekolah, hingga Jejak Kreatif Anak Indonesia seperti lomba public speaking, video kreatif, dan poster digital,” jelasnya.

 

“Puncak hari anak nasional ke-42 ini juga diisi dengan Senam Sehat Anak Indonesia, lomba Lego, pemeriksaan kesehatan gratis, Kampung Dongeng, penampilan seni dan kreativitas anak, penyampaian Suara Anak Kota Metro Tahun 2026, penyerahan simbolis akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), serta Gerakan Makan Telur dan Minum Susu Bersama,” imbuhnya.

 

Sementara itu, mewakili Wali Kota Metro, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Metro Helmy Zain, menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi dalam pembangunan.

 

“Anak bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga subjek pembangunan yang harus didengar suaranya, dihargai pendapatnya, dan diberikan ruang untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” katanya.

 

Selain itu, Pemerintah Kota Metro juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat edukasi perlindungan anak, mencegah perkawinan anak, meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga melalui layanan PUSPAGA, memperluas layanan yang inklusif bagi anak penyandang disabilitas, menyediakan ruang publik yang aman dan ramah anak, serta melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

 

“Keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, dan anak-anak itu sendiri. Mari kita jadikan semangat Sayang Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan sebagai gerakan bersama, karena ketika kita menyayangi dan melindungi anak hari ini. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!