Metrodeadline.com – Warga Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, kembali mengeluhkan keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) yang dinilai menimbulkan bau menyengat, serbuan lalat, serta mengganggu kesehatan dan kenyamanan lingkungan, Rabu (8/7/2026)
Kini masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menutup keberadaan TPAS yang diduga memberi dampak negatif terhadap warga setempat.
Dikatakan RT 33 RW 9 Karang Rejo Suyatno, bahwa dengan keberadaan TPAS ia merasa sangat resah.
“Terutama baunya, apalagi kalau musim hujan sangat menyengat, terus mobil yang ngangkut sampah kalau lewat itu debunya juga mengganggu baknya enggak pernah ditutup sampahnya banyak yang jatuh terus enggak di pungut kembali,” ujarnya.
Mirisnya dengan keberadaan TPAS Pemerintah Kota Metro tutup mata.
“Kalau kepedulian kayanya enggak ada cuma kemarin itu aja dikasih vitamin dari Puskesmas Karang Rejo itupun enggak mencukupi untuk dibagikan ke semua KK, karena cuma mendapatkan tiga puluh biji sedangkan KK di RT saya aja ada seratus lebih,” jelasnya.
Suyatno menjelaskan, bahwa pihaknya sangat setuju jika keberadaan TPAS Karang Rejo di tutup permanen.
“Karena Pemerintah enggak ngerespon sama sekali apa yang menjadi beban di masyarakat ini,” terangnya.
Hal yang sama juga disampaikan warga sekitar TPAS Karang Rejo Andi Saputra, bahwa dirinya juga merasa resah dengan keberadaan TPAS.
“Apalagi kalau hujan itu lalatnya banyak, tapi enggak ada obat-obatan yang diberikan ke warga,” tuturnya.
Menurut Andi bau menyengat dari TPAS mencapai radius 1 Kilo Meter.
“Sebenarnya kami merasa resah cuma mau gimana lagi. Saya sangat setuju kalau TPAS Karang Rejo ditutup total, karena selain kesehatan keberadaan TPAS juga merusak lahan pertanian sekitar,” pungkasnya. (Aliando)
