Kota Metro

HUT ke-89 Kota Metro, Bambang Beberkan Deretan Capaian Strategis dan Fokus Pembangunan Berkelanjutan

40
×

HUT ke-89 Kota Metro, Bambang Beberkan Deretan Capaian Strategis dan Fokus Pembangunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Peringatan Hari Jadi ke-89 Kota Metro menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Metro untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menegaskan arah kebijakan menuju kota yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Harmoni Metro: Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Kota Cerdas Berbudaya” serta slogan “Harmoni Nyata, Cerdas, Bahagia, peringatan HUT ke-89 yang digelar pada Selasa (9/6/2026) berlangsung penuh semangat optimisme untuk menyongsong satu abad Kota Metro.

Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan harus menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan.

Menurut Bambang, sejarah panjang Kota Metro yang berawal dari kawasan Trimurjo pada tahun 1936 menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya harmoni sosial, budaya, dan pembangunan yang terus berkembang hingga saat ini.

“Semangat para perintis yang membangun kehidupan baru serta menciptakan harmoni antara masyarakat lokal dan pendatang menjadi warisan berharga yang harus terus dijaga dan dilanjutkan,” ujarnya.

IPM Tertinggi di Lampung

Dalam pidatonya, Bambang memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif selama tahun 2025.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro meningkat dari 80,41 pada tahun 2024 menjadi 81,22 pada tahun 2025, sekaligus menempatkan Metro sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Lampung.

Pada sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Metro juga mengalami peningkatan menjadi 5,20 persen, naik dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 4,88 persen.

Tidak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 3,54 persen, sementara inflasi daerah tetap terkendali pada angka 2,81 persen per Mei 2025.

“Capaian ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi Kota Metro tetap terjaga di tengah berbagai tantangan yang ada,” kata Bambang.

Kemiskinan Menurun, Investasi Meningkat

Pemerintah Kota Metro juga mencatat keberhasilan dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Data tahun 2025 menunjukkan tingkat kemiskinan berada di angka 6,44 persen, menjadikan Metro sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Provinsi Lampung.

Di sisi lain, iklim investasi terus menunjukkan perkembangan positif. Indeks daya tarik investasi Kota Metro mencapai angka 4,19, tertinggi di Provinsi Lampung.

Menurut Bambang, kondisi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

WTP ke-16 Berturut-turut

Dalam bidang tata kelola pemerintahan, Pemkot Metro kembali mempertahankan prestasi dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk 16 kali berturut-turut.

Capaian tersebut diperkuat dengan meningkatnya indeks reformasi birokrasi yang telah masuk kategori baik.

Meski demikian, Bambang mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya pada sektor infrastruktur.

“Skor infrastruktur Kota Metro saat ini masih berada pada angka 3,36. Ini menjadi perhatian serius dan akan menjadi fokus pembangunan ke depan,” tegasnya.

Infrastruktur Jadi Prioritas 2026

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Metro akan memusatkan kebijakan pembangunan pada penguatan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan.

Beberapa program prioritas yang akan dijalankan antara lain peningkatan kemantapan jalan, penanganan banjir melalui perbaikan sistem drainase, penguatan pengelolaan persampahan, hingga pengembangan penerangan jalan umum.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan terus memperkuat program pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan alat dan mesin pertanian, peningkatan produktivitas sektor pertanian, serta penguatan ketahanan pangan.

“Keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai oleh pemerintah daerah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi DPRD, ASN, dunia usaha, akademisi, pemuda, dan seluruh masyarakat untuk mewujudkan Metro sebagai kota yang cerdas, inklusif, makmur, berbudaya, dan religius,” ungkap Bambang.

Pemprov Lampung Apresiasi Kemajuan Kota Metro

Mewakili Gubernur Lampung, Inspektur Provinsi Lampung, Bayana menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-89 Kota Metro.

Menurutnya, Metro telah berkembang menjadi kota yang tertib, nyaman, serta dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Provinsi Lampung.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin baik, lingkungan yang aman dan nyaman, serta kemudahan akses terhadap pendidikan dan layanan dasar lainnya.

Bayana juga menyoroti peran strategis Metro sebagai Kota Pendidikan yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan sumber daya manusia di Lampung.

Namun, tantangan yang dihadapi generasi muda ke depan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial,” katanya.

Menjelang satu abad usia Kota Metro, Pemerintah Provinsi Lampung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat sinergi pembangunan.

“Dengan harmoni dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Kota Metro akan semakin maju, berdaya saing, berbudaya, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya.(Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!