Metrodeadline.com – Sebanyak 79 siswa kelas VI SD Nurul Huda Metro resmi dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026. Dari jumlah tersebut, 65 siswa berhasil mencapai target hafalan minimal dua juz Al-Qur’an yang menjadi salah satu program unggulan sekolah.
Capaian tersebut disampaikan dalam acara pelepasan dan wisuda tahfiz siswa kelas VI yang digelar di halaman SD Nurul Huda Metro, Sabtu (6/6/2026).
Kepala SD Nurul Huda Metro, Giyono, mengungkapkan bahwa keberhasilan mayoritas siswa mencapai target hafalan menunjukkan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.
“Target hafalan siswa sampai lulus adalah dua juz. Dari 79 siswa yang lulus, sebanyak 65 siswa mencapai target tersebut, sementara beberapa siswa lainnya bahkan mampu menghafal tiga hingga empat juz,” ujarnya.
Selain prestasi di bidang tahfiz, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) para siswa juga menunjukkan capaian yang cukup baik. Rata-rata nilai Matematika tercatat sebesar 6,0, sedangkan Bahasa Indonesia mencapai 7,25.
Giyono menjelaskan, pelaksanaan kegiatan pelepasan dan wisuda tahfiz dilakukan berdasarkan hasil musyawarah bersama para wali murid. Menurutnya, seluruh proses penyelenggaraan kegiatan dikelola secara mandiri oleh orang tua siswa.
“Sekolah hanya menawarkan konsep kegiatan dan menyediakan tempat. Seluruh kebutuhan pelaksanaan, mulai dari dekorasi hingga perlengkapan lainnya, dikelola secara sukarela oleh wali murid. Tidak ada paksaan bagi orang tua yang tidak mampu untuk berkontribusi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Agus Muhammad Septian, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa, khususnya dalam bidang tahfiz Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan siswa menghafal dua hingga empat juz menjadi bukti bahwa pendidikan di Kota Metro tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan moral melalui pendidikan keagamaan.
“Alhamdulillah, anak-anak kita ada yang sudah hafal dua juz, tiga juz, bahkan empat juz. Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi bersama,” kata Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan pesan kepada para guru agar terus menjadi teladan bagi peserta didik di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
“Handphone bisa memberikan berbagai informasi, tetapi tidak bisa menghadirkan keteladanan. Keteladanan hanya bisa diberikan oleh guru melalui sikap, perilaku, dan karakter yang dicontohkan kepada anak-anak,” tegasnya.
Ia juga mendorong manajemen sekolah dan yayasan untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, Yayasan Nurul Huda memiliki potensi besar untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan atau center of excellence di Kota Metro.
Selain itu, Agus mengajak para orang tua turut mempromosikan berbagai prestasi sekolah kepada masyarakat luas sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan.
“Ceritakan kepada keluarga, saudara, dan tetangga bahwa anak-anak di sekolah ini mampu menghafal Al-Qur’an hingga empat juz. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Agus berpesan kepada seluruh siswa yang telah lulus agar terus menjaga nama baik almamater dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar SD Nurul Huda Metro.
“Jangan malu mengatakan bahwa kalian lulusan SD Nurul Huda. Jadilah generasi yang membanggakan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya.(Aliando)
