Pendidikan

144 Siswa MIM Hadimulyo Metro Lulus, Ukir Prestasi dari Tahfidz hingga Tingkat Internasional

25
×

144 Siswa MIM Hadimulyo Metro Lulus, Ukir Prestasi dari Tahfidz hingga Tingkat Internasional

Sebarkan artikel ini

Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Hadimulyo Metro mewisuda sebanyak 144 siswa-siswi dalam acara pelepasan dan wisuda tahfidz yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Kamis (21/5/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan dasar para siswa selama enam tahun, sekaligus langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kepala MIM Hadimulyo Metro, M. Riyan Syaputra, mengatakan angkatan tahun 2026 berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan, mulai dari tingkat internasional, nasional hingga provinsi.

Prestasi tersebut diraih dalam berbagai ajang, di antaranya Olimpiade Ilmu Keagamaan (OLIK), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta sejumlah kompetisi yang diselenggarakan pihak swasta.

“Anak-anak berhasil memperoleh prestasi di tingkat internasional, nasional, maupun provinsi. Ini menjadi kebanggaan bersama dan patut diapresiasi,” ujar Riyan.

Menurutnya, pihak sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap MIM Hadimulyo Metro melalui penguatan prestasi akademik maupun nonakademik.

Ia menjelaskan, saat ini sekolah memiliki sejumlah program unggulan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat, seperti program Tahfidz, Kelas Berbakat, Kelas Religi IT Sains, hingga Kelas Sport.

“Target kami ke depan adalah terus meningkatkan kualitas MIM Hadimulyo Metro, menjaga kepercayaan wali murid, dan meningkatkan prestasi siswa baik di bidang akademik, nonakademik, literasi, maupun keagamaan khususnya tahfidz,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro, Bambang Setyadi, memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Menurutnya, guru sekolah dasar menjadi pondasi penting dalam pendidikan karena memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan para siswa.

“Guru SD itu akan selalu diingat muridnya sampai kapan pun. Karena di usia inilah karakter dan dasar pendidikan anak dibentuk,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru Muhammadiyah yang tetap mengabdi demi kemajuan pendidikan umat serta berharap MIM Hadimulyo Metro terus berkembang dan melahirkan generasi unggul.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Muhammadiyah Hadimulyo Metro, Dr. Samson Fajar, mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam mendidik anak. Ia menilai setiap anak memiliki kelebihan masing-masing yang perlu dihargai oleh orang tua.

“Anak-anak adalah perhiasan bagi orang tua. Jangan hanya melihat kekurangannya, tetapi lihatlah kebaikan dan capaian mereka,” tuturnya.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para guru sekolah dasar yang menjadi pihak pertama dalam mengajarkan membaca, menulis, dan ilmu pengetahuan kepada anak-anak.

Acara wisuda berlangsung penuh kebersamaan dan diwarnai suasana haru dari para wali murid maupun guru yang melepas siswa-siswi menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan semangat pendidikan Islami dan karakter Muhammadiyah, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta membawa manfaat bagi masyarakat. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!