Uncategorized

Sinergi 5 Pilar Keselamatan: Jasa Raharja Metro Inisiasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Guna Tekan Fatalitas Kecelakaan di Lampung Tengah

39
×

Sinergi 5 Pilar Keselamatan: Jasa Raharja Metro Inisiasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Guna Tekan Fatalitas Kecelakaan di Lampung Tengah

Sebarkan artikel ini

TERBANGGI BESAR – Dalam upaya berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem jalan raya yang lebih aman, Jasa Raharja Perwakilan Metro menginisiasi Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) tingkat Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 06 Mei 2026 ini bertempat di Aula Kantor Camat Terbanggi Besar dengan fokus utama pada pemetaan dan mitigasi titik rawan kecelakaan.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran 5 Pilar Keselamatan Transportasi yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah (Bappeda), Dinas Perhubungan, Kepolisian (Satlantas), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum, serta dipandu langsung oleh Jasa Raharja. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan komitmen kolektif dalam membedah akar permasalahan transportasi di wilayah Lampung Tengah.

Analisis Mendalam Titik Rawan Laka Agenda utama rapat kali ini berfokus pada Analisa dan Evaluasi (Anev) titik rawan kecelakaan (black spot) yang teridentifikasi di dua wilayah krusial, yakni Kecamatan Terusan Nunyai dan Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Berdasarkan data historis, kedua wilayah ini memerlukan perhatian khusus akibat tingginya intensitas arus kendaraan dan angka kejadian kecelakaan yang cukup signifikan.

Dalam forum tersebut, peserta rapat melakukan evaluasi teknis mengenai faktor-faktor penyebab kecelakaan, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, minimnya penerangan, hingga perilaku pengguna jalan yang masih abai terhadap rambu-ramu lalu lintas.

Heru Hermawan selaku Penanggungjawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja menekankan bahwa Forum Komunikasi Lalu Lintas ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wadah kolaborasi aktif untuk menyelamatkan nyawa di jalan raya. Harapan besar dari terselenggaranya kegiatan ini adalah menurunnya angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami tidak hanya fokus pada penyerahan santunan, tetapi jauh lebih awal pada upaya pencegahan. Dengan sinergi 5 pilar ini, kita berharap dapat menurunkan tingkat fatalitas korban. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang harus kita jaga bersama melalui langkah-langkah preventif yang terukur,” ujar Heru.

Melalui komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat Lampung Tengah dapat merasakan dampak nyata berupa terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang lebih kondusif ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!