Kota Metro

Pasar Tani DKP3 Kota Metro Ramai Dikunjungi, Sediakan Pangan Murah hingga Layanan Gratis

77
×

Pasar Tani DKP3 Kota Metro Ramai Dikunjungi, Sediakan Pangan Murah hingga Layanan Gratis

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro kembali menggelar kegiatan pasar tani di halaman kantor DKP3, Rabu (7/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus layanan sosial bagi masyarakat.

Dikatakan Ketua Paguyuban pasar tani agro bahagia Kota Metro, Asrongi, mengatakan pasar tani kali ini menyediakan beragam komoditas mulai dari sayur-mayur, bawang, cabai, gula, beras hingga aneka kuliner.

“Alhamdulillah pasar tani hari ini bisa kita laksanakan di halaman DKP3. Semuanya lengkap, ada sayur-mayur, bawang, cabai, gula, beras, kuliner dan lainnya. Selain itu juga ada pelayanan kesehatan gratis, pembuatan KTP elektronik hingga donor darah,” ujarnya.

Menurutnya, pasar tani digelar dengan konsep mempertemukan langsung pelaku utama atau produsen dengan konsumen. Dengan konsep tersebut, harga produk yang dijual relatif lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Pelaku utama ini maksudnya petani maupun peternak langsung. Misalnya telur dijual langsung oleh peternaknya, sehingga harganya bisa lebih murah dibanding harga pasar, termasuk bawang dan komoditas lainnya,” katanya.

Selain membahas pasar tani, Asrongi juga menyoroti potensi ancaman El Nino yang perlu diwaspadai para petani. Meski saat ini curah hujan masih cukup tinggi, kewaspadaan terhadap dampak musim kering tetap harus ditingkatkan.

“Kita tetap harus waspada terhadap El Nino, terutama kaitannya dengan budidaya tanaman pangan maupun sayuran. Alhamdulillah sekarang banyak petani yang sudah memiliki irigasi perpompaan, sehingga insyaallah kita lebih siap menghadapi kondisi tersebut,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan para petani agar meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman, khususnya hama tikus yang mulai muncul di sejumlah titik lahan pertanian.

“Sudah mulai ada spot-spot yang terserang hama tikus. Namun ini jangan menjadi ketakutan, melainkan harus menjadi kewaspadaan bagi para petani,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!