Metro, Metrodeadline.com – Pemerintah Kota Metro menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia ke-21 yang jatuh pada bulan Mei. Kegiatan ini dipusatkan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, melibatkan berbagai tenaga medis dan organisasi profesi kesehatan.
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso mengatakan, peringatan Hari Hipertensi Sedunia tahun 2026 terasa istimewa karena dipadukan dengan aksi sosial yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan, komunitas, hingga organisasi profesi.
“Momentum bulan Mei ini kita manfaatkan bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dominan kepada masyarakat. Alhamdulillah, bukan hanya dokter dari Kota Metro, tapi juga dari tingkat provinsi turut hadir memberikan pelayanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme tenaga medis cukup tinggi terhadap kegiatan tersebut.
“Bahkan, sejumlah dokter spesialis menyatakan kesediaannya jika kegiatan serupa digelar lebih sering,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dr. Fitri Agustina menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut melibatkan seluruh sektor kesehatan, termasuk organisasi profesi seperti PPNI dan tenaga gizi.
Ia juga menyediakan berbagai layanan secara gratis, di antaranya konsultasi dokter spesialis paru, anak, mata, THT, hingga akupuntur. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan terkait hipertensi dan penyakit ginjal, serta layanan cek kesehatan gratis yang melibatkan seluruh puskesmas di Kota Metro.
“Kami juga menghadirkan layanan donor darah, fisioterapi, hingga pemeriksaan kesehatan dari berbagai pihak. Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sesuai visi dan misi Wali Kota,” jelas Fitri.
Ia mengungkapkan, prevalensi hipertensi di Kota Metro kini berada di angka sekitar 27 persen.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap angka tersebut dapat ditekan melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat,” terangnya.
“Harapannya masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta cukup istirahat,” pungkasnya. (Aliando)
