Kota Metro

Semangat Tanpa Batas, Edika Metro Gelar HUT Perdana Penuh Karya dan Kepedulian

70
×

Semangat Tanpa Batas, Edika Metro Gelar HUT Perdana Penuh Karya dan Kepedulian

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com Organisasi Masyarakat (Ormas) Era Disabilitas Karya Amputasi menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) perdana di sekretariat setempat, Minggu (26/4/2026)

Acara tersebut menampilkan kolaborasi antara kegiatan sosial, dakwah, serta seni budaya wayang yang dipadukan dalam satu rangkaian acara.

Dalam kegiatan tersebut, penceramah keagamaan Ustaz Hulal Abidin menjadi salah satu sorotan. Penyampaian dakwahnya yang dikemas bersama pertunjukan seni wayang disebut memberikan pesan moral tentang semangat, keteguhan, dan keyakinan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk tetap berkarya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dikatakan ketua Era Disabilitas Karya Amputasi (Edika) Kota Metro Edi Karyoto, bahwa kegiatan serupa  menjadi contoh lembaga yang terus berupaya aktif dan produktif.

“Meski memiliki keterbatasan, kami anggota Edika tetap menunjukkan semangat berkegiatan, berkarya, serta membangun struktur organisasi yang jelas dan terdata secara administratif, termasuk legalitas dan kepengurusan yang sudah lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan serupa juga melibatkan anggota dari berbagai wilayah, termasuk lima kecamatan di Kota Metro serta partisipasi jejaring, yang tergabung dalam komunikasi radio antar penduduk Indonesia.

“Jaringan ini menjadi salah satu sarana memperkuat silaturahmi dan koordinasi antar komunitas disabilitas di berbagai daerah,” tuturnya.

Selain itu pihaknya juga menegaskan bahwa program pembinaan ke depan akan terus berjalan, termasuk kegiatan yang dikaitkan dengan momentum hari-hari besar Kota Metro.

“Kegiatan-kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan spiritual dan sosial bagi anggota,” ucapnya.

Edi berpesan, kepada pemerintah agar lebih memperhatikan keberadaan komunitas disabilitas yang telah memiliki legalitas, struktur organisasi, serta kegiatan yang berjalan aktif.

“Hingga saat ini, dukungan pemerintah masih belum maksimal meski beberapa upaya komunikasi sudah dilakukan,” jelasnya.

“Kami berkomitmen untuk menjadi wadah yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Lismiati tim dokter Sunathrone,  bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memberikan layanan kesehatan.

“Hari ini kami hadir untuk membersamai adik-adik dalam proses yang luar biasa. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” terangnya.

Menurutnya hal yang sama juga melibatkan tenaga medis profesional, dokter Andika yang turut memastikan proses khitan berjalan dengan aman dan nyaman bagi peserta.

Lismiati juga mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan dan koordinasi dengan komunitas disabilitas setempat, guna memastikan kesiapan dan kebutuhan peserta.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat serta dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!