Metro, Metrodeadline.com – Pemerintah Kota Metro resmi melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (23/2/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.
Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso dalam giat menyampaikan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta mempercepat realisasi program prioritas daerah tahun 2026.
“Jabatan adalah amanah. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja secara maksimal, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota Metro.
Selain itu, Proses pelantikan telah melalui tahapan seleksi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan dan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi internal birokrasi guna menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, termasuk optimalisasi pendapatan asli daerah dan peningkatan investasi,” tuturnya.
Sejumlah posisi strategis yang mengalami pergantian di antaranya
1. Ir. Bangkit Haryo Utomo, dari Staf Ahli menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) .
2. Dra. Rosita, dari Asisten III menjadi Staf Ahli Wali Kota.
3. Helmy Zain, dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi Asisten III.
4. Wahyu Umbara, dari Sekretaris DPRD Mesuji menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
5. Elmanani, dari Kesbangpol menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
6. Yeri Ekhwan, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).
7. Suwandi, dari Asisten II menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
8. Eko Hendro Saputra, dari Dinas Kesehatan (Dinkes) menjadi Direktur RSUD Ahmad Yani.
9. Fitri, dari Direktur RSUD menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
10. Subehi, dari Kepala Dinas KB menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora).
11. Silfia Naharani, dari Staf Ahli menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
12. Sri Amanto, dari Diskominfo menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
13. Ismet, dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
14. Syahri Ramadhan, dari Kadis Perdagangan menjadi Kepala DPMPTSP.
15. Ardah, dari Kepala Dinas PU menjadi Kepala Dinas UMKM.
16. AC Yuliwati, dari Kepala Dinas Sosial (Dinsos) menjadi Kepala Dinas Koperasi.
17. Wahyu Ningsih, dari Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menjadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos).
Walikota Metro berharap pelantikan tersebut dapat meningkatkan kinerja organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Metro semakin solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Metro. (Aliando)
