Advetorial

Musrenbang Metro Timur Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027

198
×

Musrenbang Metro Timur Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com – Dengan mengusung tema Penguatan Modal Manusia Dan Modal Sosial Sebagai Pondasi pembangunan Ekonomi -Sosial Berkelanjutan Kecamatan Metro Timur telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan  di aula setempat, Rabu (28/1/2026)

Kegiatan tersebut bertujuan guna menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus menetapkan skala prioritas pembangunan pada tahun 2027.

Dikatakan Camat Metro Timur Ferry Handono, S.IP., bahwa sejumlah sektor menjadi perhatian utama, bidang fisik, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Prioritas pembangunan masih difokuskan pada sektor fisik, khususnya pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur jalan, hingga saat ini masih terdapat kerusakan jalan yang disebabkan oleh faktor tonase kendaraan yang melebihi kapasitas serta curah hujan tinggi,” ujarnya.

Menurutnya selain infrastruktur jalan, penanganan banjir juga menjadi komitmen penting Pemerintah Kota setempat.

“Berbagai upaya telah dilakukan, khususnya di wilayah Metro Timur, seperti peninggian talud di Jalan Brokoli, normalisasi saluran drainase di Pasar 24 serta perbaikan saluran air lainnya,” tuturnya.

Ia menuturkan, bahwa Pemerintah Kota Metro telah membangun drainase vertikal sebagai upaya meredam genangan air dan mencegah longsor.

“Di lingkungan SMA Negeri 4 Metro, telah dibangun tanggul penahan tebing untuk menjamin keamanan sekolah dari potensi longsor. Selain itu, normalisasi saluran Sungai Batanghari juga dilakukan di beberapa titik, mulai dari wilayah damkar hingga LP, serta perbaikan dan perapihan saluran drainase di sejumlah kelurahan,” ungkapnya.

Ferry menjelaskan, Komitmen Pemerintah Kota Metro dalam penanganan banjir, terus berupaya melindungi masyarakat dari dampak bencana.

“Namun demikian, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan. Masyarakat diimbau untuk terus bergotong royong secara berkelanjutan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air dari sampah, serta tidak membuang sampah sembarangan,” terangnya.

“Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan aliran air saat hujan dapat berjalan lancar menuju saluran dan Sungai Batanghari, sehingga risiko banjir dapat diminimalisir dan lingkungan tetap terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Walikota Metro Dr. M. Rafieq Adi Pradana, bahwa seluruh pihak dapat mencermati rencana program dan pembangunan Kecamatan Metro Timur Tahun 2027, agar selaras dengan tema pembangunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota.

” jadi saya juga berharap bapak ibu cek apakah yang mau dikerjakan, mau dibangun oleh Kecamatan Metro Timur tahun 2027, sesuai dengan tema yang di buat oleh Pemerintah Kota,” katanya.

Menurutnya, Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Oleh karena itu, setiap usulan diharapkan benar-benar berorientasi pada kebutuhan warga serta berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Metro Timur.

Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga lembaga kemasyarakatan, untuk berperan aktif dalam mengawal hasil Musrenbang agar dapat direalisasikan secara optimal pada tahun 2026.

“Perencanaan yang baik harus disusun secara partisipatif dan realistis, sesuai dengan kemampuan anggaran serta arah pembangunan Kota Metro,” paparnya.

“Musrenbang Kecamatan Metro Timur Tahun 2026 ini diharapkan dapat menghasilkan program prioritas yang mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, dikatakan anggota komisi 1 DPRD Kota Metro fraksi PDI Perjuangan Basuki, S.Pd, bahwa inti kegiatan serupa guna menetapkan anggaran tahun 2027.

“Perlu diingat pembangunan baik fisik, infrastruktur, perekonomian,  sosial dan budaya dikemas pada Musrenbang hari ini yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kota,” ungkapnya.

Selain itu dirinya juga menyampaikan, bahwa pentingnya disetiap RT RW memiliki rukun kematian.

“Harus kita supprot, kita berikan bantuan untuk sosial kemasyarakatan. Kami menghimbau kepada masyarakat, pamong harus sabar karena keterbatasan anggaran itu pasti dampak dari efisiensi itu pasti, tapi tetap kita membangun skala prioritas pasti akan kita sampaikan,” jelas anggota komisi 1 DPRD Kota Metro.

“Jadi semua komponen dalam hal pembangunan ini kita rangkum bagaimana anggaran kedepan untuk kita melayani masyarakat, kebutuhan publik, masalah kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sebagainya,” tegasnya.

Dirinya berharap, dengan keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Metro mempunyai cara meningkatkan PAD.

“Jadi temen-temen semua pemangku kebijakan hari ini kita harus gesit, kita harus jemput bola di pusat. buat proposal pengajuan dan sebagainya juga sumber-sumber PAD yang ada bisa dimaksimalkan,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!