Kota Metro

TPG Rp1,53 Miliar Belum Cair, DPRD Metro: Masih Penundaan Bayar

465
×

TPG Rp1,53 Miliar Belum Cair, DPRD Metro: Masih Penundaan Bayar

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menyatakan akan melakukan koordinasi intensif dengan Wali Kota Metro menyusul belum terbayarkannya gaji dan Tambahan Penghasilan Guru (TPG) yang dikeluhkan para tenaga pendidik, Sabtu (24/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

Ria Hartini mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih menjalin komunikasi dengan Wali Kota Metro guna mencari langkah terbaik dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menegaskan DPRD tidak tinggal diam dan terus memantau perkembangan pembayaran hak guru.

“Sampai hari ini kita selalu berkomunikasi dengan Pak Wali. Mana yang terbaik, insyaallah kita akan lakukan. Tapi dalam hal ini, ada beberapa yang belum terbayarkan, itu hanya penundaan bayar saja,” ujarnya.

Ia menuturkan keterlambatan tersebut sebagai penundaan bayar, Politisi PDI Perjuangan tidak merinci secara detail jenis pembayaran yang dimaksud, termasuk jumlah guru yang terdampak serta kepastian waktu pencairan. Ia mengaku DPRD masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan pihak eksekutif.

“Sampai dengan hari ini kami masih komunikasi dengan Pak Wali. Saya belum bisa menjabarkan sedetail itu. Tapi insyaallah kami juga monitor terkait hal ini, insyaallah semuanya akan baik-baik saja,” tuturnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik yang berkembang luas di masyarakat, menyusul pengakuan Wali Kota Metro sebelumnya yang menyatakan belum mengetahui adanya persoalan gaji guru dan TPG yang belum dibayarkan. Situasi ini menimbulkan tanda tanya terkait alur pelaporan dan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Sorotan tidak berhenti pada gaji rutin. Ketika ditanya mengenai kejelasan anggaran Tambahan Penghasilan Guru (TPG) sebesar Rp1,53 miliar yang disebut-sebut masih menjadi kewajiban atau utang, Ria Hartini mengakui bahwa hingga kini persoalan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Sampai dengan hari ini masih dalam pembahasan. Insyaallah kita akan komunikasi baik dengan Pak Wali. Kita belum bisa pastikan arahnya ke mana, kita akan komunikasikan mana yang terbaik untuk kita bersama,” katanya.

Ia pun meminta para guru untuk bersabar sembari proses pembahasan dan koordinasi terus berjalan. Namun, pernyataan tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa kepastian terkait TPG belum berada pada titik final, meskipun persoalan tersebut telah mencuat ke ruang publik dan dibahas dalam forum resmi DPRD.

“Kami mohon para guru bersabar ya,” tambahnya.

Sementara itu, Belum adanya kepastian terkait gaji dan TPG guru  memperkuat sorotan terhadap kondisi keuangan daerah Kota Metro. Sebelumnya, dalam pembahasan anggaran bersama DPRD, terungkap adanya tunda bayar pekerjaan fisik serta pendapatan daerah yang tidak terealisasi, yang dinilai turut mempengaruhi kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Di sisi lain, guru dan tenaga kependidikan di Kota Metro telah berstatus sebagai PPPK paruh waktu berdasarkan Keputusan Wali Kota Metro tahun 2025. Status tersebut membawa konsekuensi administratif berupa kewajiban kerja dan disiplin, namun di saat yang sama para pegawai masih menghadapi ketidakpastian terkait pemenuhan hak finansial mereka. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!