Metro, Metrodeadline.com – Pembangunan Sarana Prasarana serta Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Metro Timur sudah dimulai melalui Swakelola Tipe IV, jum’at (12/9/2025)
Hal tersebut diungkapkan Camat Metro Timur Ferry Handono saat dikonfirmasi di ruangannya, bahwa sebagai informasi, Swakelola Tipe IV merupakan pola pengadaan barang/jasa yang melibatkan masyarakat secara penuh.
“Mulai dari musyawarah kelurahan, perencanaan, pembentukan kelompok, pelaksanaan hingga pengawasan, semua dilakukan bersama masyarakat,” ujarnya.
Adapun tujuan kegiatan tersebut guna meningkatkan partisipasi warga, mengoptimalkan potensi lokal, sekaligus mempercepat pembangunan sarana dan prasarana di tingkat kelurahan.
“Tahun ini kami pihak Kecamatan menggandeng Kejaksaan Negeri Metro untuk mendampingi kegiatan ini,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan masyarakat, diharapkan pembangunan di Kota Metro tidak hanya cepat, tapi juga bersih, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Di Kelurahan Iringmulyo terdapat 6 titik lokasi yang akan dibangun dengan pagu anggaran Rp. 136.850.000,- , di Kelurahan Yosorejo terdapat 5 titik dengan pagu Rp. 125.000.000,-, di Kelurahan Yosodadi terdapat 5 titik lokasi dengan pagu Rp. 119.317.000,- , di Kelurahan Tejoagung terdapat 15 titik dengan pagu Rp. 165.000.000, dan di Kelurahan Tejosari terdapat 11 titik lokasi dengan pagu anggaran Rp. 154.364.000,” terangnya.
Selain itu, Camat Metro Timur juga telah melakukan monitoring progres fisik pembangunan dengan hasil pantauan progres fisik di lapangan rata rata 10 – 20 %.
“Masyarakat sangat berterimakasih atas mulainya pekerjaan ini terutama pada penyelesaian genangan air atau penanganan banjir di wilayahnya,” jelasnya.
“Saya minta kepada Lurah agar terus memantau pekerjaan pokmas agar berjalan dengan baik sesuai dengan RAB,” pungkasnya. (Aliando)
