Tanggamus

Program KREASI di Tanggamus, Jembatani Transisi PAUD-SD dan Pengasuhan Positif

740
×

Program KREASI di Tanggamus, Jembatani Transisi PAUD-SD dan Pengasuhan Positif

Sebarkan artikel ini

 

TANGGAMUS, Metrodeadline.com – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PBNU bersama Save the Children kembali mengukuhkan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pendidikan anak di Kabupaten Tanggamus, melalui rangkaian program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia), Kamis (4/9/2025).

Kedua kegiatan tersebut menyasar dua fondasi krusial guna memastikan transisi jenjang PAUD ke SD yang menyenangkan serta membekali keluarga dengan metode pengasuhan tanpa kekerasan.

Dikatakan koordinator program KREASI LP Ma’arif NU, Nuris Ainun Najib, menekankan bahwa inisiatif ini berangkat dari keprihatinan terhadap pengalaman pertama anak di sekolah.

“Anak-anak kita berhak mendapatkan pengalaman pertama di sekolah yang membangun semangat belajar, bukan malah mematahkannya. Untuk itu, kita perlu membangun jembatan yang kokoh antara dunia bermain di PAUD dengan dunia belajar di SD melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Selain itu, Untuk mencapai visi tersebut, langkah strategis diwujudkan melalui dua pelatihan serentak. Pertama, pelatihan “Safe Families” yang membekali 8 Koordinator Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) untuk menjadi fasilitator pengasuhan positif di tingkat komunitas.

“Kedua pelatihan pembangunan kapasitas untuk mendukung transisi PAUD yang menyenangkan”. sesi ini diikuti 20 pemangku kepentingan, termasuk dari Dinas Pendidikan, Kemenag, pengawas, dan guru ahli, dengan tujuan utama menghilangkan lompatan akademis yang sering membebani anak,” tuturnya.

Nuris menyampaikan, bahwa kedua kegiatan tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

“Pada saat yang sama, pengasuhan positif di rumah menjadi kuncinya, pelatihan ini dirancang holistik, tidak hanya membekali teknik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran nilai adil gender,” ungkapnya.

Melalui sambungan telepon, Direktur Program KREASI LP Ma’arif PBNU, Dr. Suardi menyampaikan, bahwa kegiatan di Tanggamus merupakan bagian krusial dari peta jalan nasional untuk pendidikan yang lebih humanis.

“Program KREASI dirancang tidak hanya sebagai pelatihan sesaat, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk mengubah paradigma pendidikan dasar. Kita ingin memastikan setiap anak Indonesia, khususnya di Tanggamus, merasakan lingkungan belajar yang aman, mendukung, dan bebas dari tekanan psikologis,” jelas Suardi.

“Kolaborasi dengan Save the Children memperkuat kapasitas kita dalam mengimplementasikan metode-metode terbaik yang teruji secara global, namun tetap selaras dengan nilai-nilai ke-NU-an yang moderat dan penuh kasih sayang.” Imbuhnya.

Suardi menambahkan, Sebagai wujud komitmen jangka panjang, setiap peserta diwajibkan menyusun rencana tindak lanjut (action plan) untuk mendiseminasikan prakti baik di lingkungan masing-masing.

“Langkah ini diharapkan dapat memicu gerakan bersama untuk mewujudkan Tanggamus sebagai kabupaten yang ramah terhadap pendidikan dan pertumbuhan anak,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!