Daerah

Sebagai Langkah Pencegahan Kasus Perundungan, LPA Lamteng Berikan Edukasi di SMPN 1 Gunungsugih

1116
×

Sebagai Langkah Pencegahan Kasus Perundungan, LPA Lamteng Berikan Edukasi di SMPN 1 Gunungsugih

Sebarkan artikel ini

GUNUNGSUGIH – Cyberbullying atau perundungan di dunia maya mendominasi  kasus di Lampung Tengah (Lamteng). Saat ini, sudah bukan kaleng-kaleng lagi  dan akan menjadi bom waktu kalau tidak ada upaya dan usaha dalam pencegahan dari semua lini terutama di lingkungan sekolah.

Pasalnya, 75 persen kasus Bullying secara fisik terjadi di lingkungan sekolah.

“Kalau semua pihak tidak melakukan pencegahan, kasus bullying ini bisa jadi bom waktu. Sebab, 75 persen kasus tersebut dilakukan secara fisik dilingkungan sekolah,” kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuono seusai memberikan sosialisasi dan edukasi di SMPN 1 Gunung Sugih, Sabtu (10/08/2024).

Eko menjelaskan kasus Bullying di Lamteng saat ini telah bergeser dari semulanya perundangan fisik dan sekarang ke non fisik atau biasa disebut Cyberbullying.

“Cyberbullying ini tidak kalah membahayakan, dimana dapat membuat mental korban bisa terganggu hingga dapat menimbulkan kasus kematian kepada korbannya,” ungkapnya.

Masih kata Eko, Cyberbullying ini dapat dilakukan kapan saja selama 24 jam. Baik dengan mengancam di media sosial dan ini banyak dilakukan oleh perempuan.

“Makanya sebenarnya peran orangtua menjadi garda terdepan terkait dengan perundungan ini. Karena anak-anak lama di rumah dari pada di sekolah,” kata Eko.

“Sebagai langkah pencegahan preventif kasus perundungan, dalam dua bulan terakhir ini Juli sampai Agustus, kami sudah melakukan sosialisasi dan edukasi di 21 sekolahan meliputi Kecamatan Terbanggibesar Anakratuaji, Bandarsurabaya, Selagailingga, Pubian, Seputihagung dan Gunungsugih,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Gunung Sugih Hamzah menyambut baik langkah-langkah dan terobosan yang dilakukan oleh LPA Lamteng terkait upaya preventif mencegah bullying.

 

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh LPA Lamteng. Ini langkah yang baik dalam pencegahan kasus bullying dan alhamdulillah sekarang dilaksanakan di sekolah kami,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!