
Lampung Utara, Metrodeadline – Genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Lampung Utara (Lampura) sudah berkumandang di seantero daerah penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung. Sejumlah para bakal calon sudah mulai mengembalikan berkas pendaftaran ke partai pengusung, bisikan sosialisasi dan tebar pesona para calon figur pemimpin masa depan sudah mulai terdengar sampai ke pelosok desa.
Hal ini merupakan suatu kewajaran dan sah-sah saja, di sebuah negara yang menganut sistem demokrasi. Yakni pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Artinya memilih sosok calon pemimpin merupakan hak setiap warga masyarakat yang telah memiliki hak memilih.
Karena, nasib Lampura untuk 5 tahun kedepan akan ditentukan saat pilkada digelar.
“Mencari seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang mengalami kesulitan ketika diberi tanggung jawab untuk mengorganisasikan suatu sistem pemerimtahan,” ungkap Novendi, seorang tokoh pemuda di Kecamatan Abung Timur. Selasa (7/5).
Tetapi ada yang menarik Pilkada kali, sebab suara anak muda kalangan milenial digadang-gadang menjadi penentu kemenangan kandidat,
“Kalau kita lihat kaum muda sebagai pemegang kunci penentu demokrasi, tak bisa dipungkiri, merekalah yang akan mengambil alih tongkat estafet calon pemimpin, yang mempertahankan kemajuan daerah dengan membawa inovasi terbaru yang lebih baik daripada sebelumnya,” terang pria yang akrab disapa Sinder.
Menurutnya, menyikapi pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Utara, Ardian merupakan sosok pemimpin yang layak untuk dipilih, sosok muda calon pemimpin yang Kreatif dan Inovatif.
“Bisa kita lihat meski hanya satu tahun delapan bulan dia mengabdikan diri sebagai wakil bupati di Kabupaten Lampung Utara. Namun sudah banyak langkah yang dilakukannya untuk kemajuan daerah dan solusi kaum muda khususnya di sektor pendidikan,” tuturnya.
Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah SDN 1 Handuyang Ratu, Kecamatan Bunga Mayang yang dulunya sekolah tersebut tidak layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar, kini sudah dibangun dengan begitu indahnya sehingga anak-anak bisa merasakan pendidikan yang layak.
Selain sektor pendidikan, Ardian juga memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi dengan memberikan bantuan terhadap warga terdampak banjir, terkena musibah kebakaran serta memberikan bantuan kursi roda kepada warga mengalami kelumpuhan.
“Jadi, sosok pemuda seperti dia lah yang mampu membawa perubahan sehingga kedepan Kabupaten tertua ini bisa semakin maju dan berkembang,” pungkasnya
(*/Aw)
