
HARIAN METRODEADLINE | Tangerang- Diduga bermasalah dan berpotensi dapat merugikan keuangan negara, proses pelaksanaan proyek betonisasi perumahan elok Rt 07 Rw 17 Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang-Banten, Disoal ( Selasa 07/05/2024 )
Disoalnya pelaksanaan proyek betonisasi tersebut, lantaran dianggap adanya beberapa proses pengerjaan yang dinilai janggal, mulai dari tingkat pengerasan yang nampak kurang maksimal dan tingkat ketebalan betonisasi yang tidak merata.
Hal tersebut dikatakan AK (inisial) yang merupakan salah satu masyarakat wilayah pasar kemis yang geram manakala turut menyaksikan berlangsungnya proses pengerjaan.
Dirinya menuturkan bahwa terdapat beberapa indikasi ketidak sesuaian didalam proses pengerjaan kala itu.
” Gimana proyek jalan ini bisa tahan lama kalo proses pengerjaan nya saja seperti ini, tingkat ketebalan betonisasi di bagian tengah tidak singkron dengan cetakan beton atau bakisting penahan, pada bagian tengah, hanya dikisaran 10 -11 cm, yang bener aja, sedangkan cetakan atau bakisting nya sendiri 16 cm. Tutur AK dengan nada kesal.
Lebih lanjut AK menjelaskan bahwa proses pengerjaan proyek betonisasi tersebut dilakukan dengan waktu yang dirasa dirinya sangat begitu singkat sehingga iapun turut meragukan kualitas dan mutu pada bangunan jalan tersebut.
” ini proyek udah kayak proyek sangkuriang, gak perlu memakan waktu lama, proses pengerjaan pemadatan dan pengamparan agregat cuman gitu gitu aja, udah itu langsung di cor..gimana gak diragukan coba kwalitas dan mutunya. Tutupnya
Setelah mendapatkan informasi dari AK, awak media segera bergegas menuju lokasi kegiatan, guna dapat mengkonfirmasi pihak kontraktor, namun sayang sesampainya awak media dilokasi pengerjaan pihak kontraktor tidak dapat ditemui lantaran sedang tidak berada dilokasi.
Perlu diketahui berdasarkan dokumen visual gambar berupa hasil pengukuran yang dilakukan oleh beberapa Aktivis dan Lsm yang diterima oleh awak media ini, tingkat ketebalan betonisasi yang di lakukan pengukuran per 5 m, nampak ketebalan beton berada di kisaran 10-11-12- cm.
Akibat dari adanya dugaan penyimpangan dan kecurangan didalam proses pengerjaan proyek betonisasi tersebut, maka negara sangat berpotensi dirugikan hingga puluhan juta rupiah.
Hingga sampai berita ini diterbitka pihak kontraktor belum dapat di temui untuk di konfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut ( Nurdin )
