Hukum

Diduga Menyimpang, Proyek Paving Blok Kp Leuweung Gede, Tambah Deretan List Pengerjaan Proyek Bermasalah di Kecamatan Sukamulya ?

46387
×

Diduga Menyimpang, Proyek Paving Blok Kp Leuweung Gede, Tambah Deretan List Pengerjaan Proyek Bermasalah di Kecamatan Sukamulya ?

Sebarkan artikel ini

 

HARIAN METRODEADLINE |Tangerang- Kembali menuai sorotan, proses pengerjaan proyek pemeliharaan paving blok Kp Leuweung Gede Rt 01/02 Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang-Banten, jadi 1 dari 2 proyek yang sangat diduga kuat bermasalah (Senin 05/05/2024)

Indikasi akan begitu lemahnya proses pengawasan seakan masih menjadi PR besar yang belum mampu diselesaikan oleh Kecamatan Sukamulya, sehingga dugaan dugaan penyimpangan yang sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara terus terjadi dan seakan berulang ulang.

Perlu diketahui sebelumnya indikasi kecurangan dan potensi akan begitu lemahnya fungsi pengawasan dapat terlihat dengan adanya proses perbaikan dan tambal sulam yang dilakukan pihak Kecamatan Sukamulya didalam proyek peningkatan jalan Hotmix Kp Cepak, kendati proyek tersebut anyar dikerjakan. Indikasi dan dugaan akan adanya potensi kegagalan kontruksi pada proyek jalan itupun secara otomatis melekat, dengan adanya proses perbaikan dan tambal sulam pada akhir proses pengerjaan dirampungkan.

Ramainya pemberitaan kala itu, rupanya dirasa tak cukup mampu untuk membuat Kecamatan Sukamulya berbenah dan lebih meningkatkan kembali intensitas fungsi pengawasan dalam pelaksanaan program pembangunan.

Dari hasil pantauan awak media, didalam proses pengerjaan proyek pemeliharaan jalan paving blok Kp Leuweung Gede tersebut, jenis ukuran kasteen yang digunakan diduga kuat lebih kecil dari jenis kasteen yang di gunakan pada umumnya, terlihat kasten yang digunakan berukuran 10-19-40, masih dalam proses pengerjaan, kasteen terlihat terpendam sangat dalam, yakni 12 – 13 cm jika di akumulasikan dengan ketebalan paving blok 6 cm, maka ketebalan aggregat plus abu batu pada proyek itupun hanya berada di kisaran 1-2 cm.

Sementara itu, para pekerja yang terlihat tengah melakukan aktivis pembangunan, ketika ditanya tentang siapa pihak kontraktor guna dapat dikonfirmasi, para pekerja kala itu nampak enggan memberikan penjelasan, dan mengatakan ketidak tahuannya.

” Kita cuman pekerja biasa pak jadi gak tau pemborong nya. Tutur pekerja yang tidak ingin di sebut kan namanya.

Dari papan informasi yang berada dilokasi pengerjaan, maka dapat diketahui bahwa proyek tersebut berasal dari Kecamatan Sukamulya dengan judul.

Proyek Pemeliharaan Paving Blok Kp Leuweung Gede Rt 01/02 Desa Parahu yang bersumber anggaran dari APBD Kabupaten Tangerang, T.A 2024 dengan nilai kontrak mencapai Rp 99,500,000, yang selanjutnya dikerjakan dan dilaksanakan oleh CV. Sama Mega Indah.

Akibat dari adanya beberapa temuan tersebut, maka sangat diduga kuat bahwa proses pengerjaan dan fungsi pengawasan masih sangat lemah dan bermasalah.

Hingga sampai berita ini di terbitkan pihak kontraktor belum dapat di temui untuk di konfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut (Nurdin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!