
Tangerang,Metrodeadline– Diduga anti kritik dan ogah pusing,salah satu oknum pejabat Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang berinisial (YN) yang memiliki jabatan sebagai Kepala Bidang (Kabid) Draenase,blokir nomor WhatsApp wartawan mana kala dikonfirmasi dan dimintai tanggapan prihal adanya beberapa plaksanaan pembangunan konstruksi pada alokasi belanja tambahan (ABT)yang diduga kuat janggal dan berpotensi dapat menimbulkan dampak kerugian keuangan negara.(Jum’at 15/12/3023)
Peristiwa pemblokiran tersebut diduga dilakukan YN lantaran dirinya ogah pusing dengan penyampaian informasi yang diberikan oleh awak media yang berkaitan dengan plaksanaan pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan dan dikerjakan.
Perlu diketahui sebelum awak media ini mendapati adanya beberapa indikasi diduga kecurangan didalam beberapa proses pelaksanaan pembangunan baik proyek jalan,drainase maupun U-ditch dibeberapa wilayah yang ada di Kabupaten Tangerang, berdasarkan hal tersebut tentunya awak media mencoba mengkonfirmasi hal tersebut terhadap pihak Dinas Binamarga selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk menanyakan sejauh mana efektivitas fungsi pengawasan yang sudah dilakukan didalam beberapa proyek tersebut,
Namun alih alih mendapatkan tanggapan positif YN yang diketahui merupakan Kabid Drainase yang menurut informasi juga merupakan PPTK pada beberapa kegiatan tersebut justru malah melakukan pemblokiran nomor WhatsApp wartawan tanpa memberikan informasi dan tanggapan sepatah katapun.
Sungguh sangat disayangkan pejabat yang seharusnya menjadi pilar penting agar proses penyerapan anggaran dan plaksanaan pembangunan konstruksi dapat terserap secara menyeluruh sehingga sebuah bangunan dapat berkualitas dan bermutu tinggi, namun justru malah terkesan dibiarkan dan ogah pusing sehingga berbuntut pada adanya pemblokiran terhadap awak media yang kala itu tengah menyiapkan informasi akan adanya indikasi dugaan menyimpang dan berpotensi dapat merugikan keuangan negara.
Menanggapi hal tersebut Herman Arab, Sekretaris Lsm Trinusa DPD Provinsi Banten menyayangkan sikap arogan yang dipertontonkan oleh salah satu oknum Kabid tersebut,iapun menilai seharusnya pihak kuasa pengguna anggaran (KPA)dapat lebih bijak didalam menerima segala informasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsi serta tanggung jawab selaku penyelenggaraan pembangunan.
“Seharusnya pihak kuasa pengguna anggaran bisa lebih bijak, apalagi yang menyangkut tentang tanggung jawab dan kewenangannya selaku pihak penyelenggara dan kuasa pengguna anggaran didalam plaksanaan pembangunan infrastruktur,bukan malah melakukan pemblokiran, tentunya hal itu menunjukkan bahwa oknum tersebut anti kritik dan ogah pusing.Tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan oknum kabid tersebut belum dapat memberikan keterangan apapun prihal kegiatan kegiatan tersebut sampai berita ini diterbitkan Kepala Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut (Nurdin)