Post Views: 109,225

Tangerang,Metrodeadline– Babak baru proses pembangunan normalisasi turap saluran air di Kp Etek Rt 02/02 Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang kembali menuai sorotan.(Rabu 29/11/2023)
Hal Itu lantaran proses pembangunan yang dinilai minim pengawasan sehingga bangunan Turap saluran air itupun terindikasi dibangun tanpa pondasi yang kokoh.
Perlu diketahui proyek Normalisasi Turap Saluran Air yang hampir satu minggu dikerjakan itupun diketahui tidak terdapat proses pemasangan sepatu atau pondasi dasar.
“Sudah satu minggu mas pengerjaannya dimulai, tapi saya heran karena pengerjaannya nggak pakai pondasi. Seharusnya pondasi dulu baru dipasang batu,” ujar Suhanda (40) warga Cisoka, yang kala itu menyaksikan proses pengerjaan Selasa(28/11).

Tak cukup sampai disitu saja proses pengerjaan proyek itupun hingga kini tidak terdapat adanya pemasangan papan informasi publik dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan,dan hal itupun tentunya dikhawatirkan dirinya akan berdampak pada berkurangnya kualitas mutu pada kontruksi pembangunan turap itu sendiri.
“Udah hampir seminggu proyek ini dikerjakan,tapi sampe sekarang saya gak liat adanya papan informasi publik, kesannya proyek ini seperti dikerjakan asal jadi pak.Tukas Suhanda
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Lsm Trinusa DPD Provinsi Banten, Herman Arab membenarkan adanya proyek pembangunan Normalisasi Turap Saluran Air di area Desa Sindang Asih Kecamatan Sindang Jaya.

“Memang benar saat ini tengah ada pengerjaan proyek Normalisasi Saluran Air di area Desa Sindang Asih Kecamatan Sindang Jaya dan sudah berjalan kurang lebih satu minggu ini pengerjaannya.Tutur Herman
Dikatakannya, proyek Normalisasi Turap Saluran Air itupun berasal dari Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang,melalui program Alokasi Belanja Tambahan (ABT)
“Sejauh ini saya belum tau proyek tersebut dikerjakan oleh perusahaan mana dan berapa jumlah anggaran yang sudah digelontorkan untuk kegiatan tersebut, karena memang dilokasi belum tersedia papan informasi publik, namun saya bisa memastikan bahwa proyek ini di prakarsai oleh Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air.Tutupnya
Terlihat adanya beberapa indikasi dugaan penyimpangan didalam proses pengerjaan proyek tersebut, mulai dari tidak terselenggaranya Standar Menejemen K3 dengan sebagai mana mestinya hingga pada adanya indikasi kasi pengurangan volume ketebalan badan turap, yang terbukti dengan tidak terdapat nya pemasangan sepatu atau pondasi badan turap pada bagian dasar.

Hingga kini proyek Normalisasi Turap Saluran Air itupun masih terus dikerjakan sampai berita ini kembali diterbitkan baik pihak kontraktor maupun Kepala Bidang SDA belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(Nurdin)
