Post Views: 86,116

Tangerang,Metrodeadline-Di duga di kerjakan asal jadi dan syarat dengan kecurangan 3 proyek pembangunan fisik pada Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang yang belum lama ini rampung di kerjakan menuai sorotan publik,(Kamis 15/11/2023)
Dari proses pengerjaan ke 3 proyek tersebut diketahui terdapat beberapa indikasi ketidak sesuaian serta diduga kuat menyimpang dari spesifikasi teknis kegiatan sehingga dinilai berbagai pihak sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara.

Diketahui ke 3 proyek yang diduga kuat bermasalah tersebut berjudul
1.)proyek pembangunan TPT jalan Kp Udik Rt 04/01,Ds Kedung Dalem Kecamatan Mauk, dengan nilai kontrak mencapai Rp 148,545,000,00,.
2.)proyek Peningkatan Jalan Hotmix Rt 01/04 Ds Pasir Gadung Kecamatan Cikupa dengan nilai kontrak mencapai Rp 148,625,000,00,.
3.)Proyek Peningkatan Jalan Betonisasi Kp Picung Rt.06/05 Ds Pasar Kemis Kecamatan Pasar Kemis

Di dalam proses pengerjaan ke 3 proyek tersebut didapati adanya beberapa proses pengerjaan yang diduga kuat janggal,mulai dari para pekerja yang tidak terlindungi oleh alat pelindung diri APD K3 hingga sampai pada dugaan akan adanya upaya pengurangan volume ketebalan,
Sementara itu Kepala Bidang Jalan DBMSDA Ndang Sukendar, kala awak media mencoba menyampaikan informasi akan adanya indikasi dugaan penyimpangan dan ketidak sesuaian melalui sebuah pemberitaan,Hingga kini belum dapat memberikan keterangan apapun atau diam seribu bahasa,

Hal yang sama ditunjukan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air,yang juga lebih memilih membungkam.
Menanggapi kebungkaman para pejabat Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang itupun akhirnya Sekretaris Lsm Trinusa DPD Provinsi Banten,Herman Arab buka suara,
Pria yang akrab disapa Arab itupun menilai bahwa kebungkaman yang dipertontonkan oleh para pejabat tersebut, sangatlah tidak patut ditiru dan dicontoh,
“Negara sudah menunjuk dan memberikan mandat kepada mereka melalui jabatan publik yang mereka emban, untuk itu pengawasan dan proses-proses lain dalam hal pembangunan tentunya menjadi tugas mereka, termasuk melakukan evaluasi apabila diketahui terdapat suatu permasalahan.Ucap Herman
Herman pun meminta kepada Pj Bupati Tangerang, Andi Ony agar segera dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja para pengawas yang sangat diduga kuat bermasalah,”Akibat lemahnya sanksi terhadap oknum-oknum nakal,maka seperti ini lah hasilnya,pengawasan pun seakan akan”Tidur”dan seolah tak dapat melihat adanya potensi penyimpangan, untuk itu saya meminta selaku warga negara Indonesia agar Pj Bupati Tangerang dapat segera melakukan upaya evaluasi kinerja para pengawas, yang dinilai sangat lemas,sehingga banyak menimbulkan permasalahan permasalahan didalam plaksanaan pembangunan.
Hingga sampai berita ini kembali diterbitkan untuk kesekian kalinya Kepala Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(NURDIN)
