Post Views: 81,479

Tangerang,Metrodeadline– Diduga Belum Kantongi Izin Provinsi dan Dinilai dapat membahayakan pengguna jalan, Aktivis Minta PLN UP3 CIKUPA dan PUPR Provinsi Banten,agar segera dapat mengevaluasi proses pengerjaan proyek penanaman kabel PLN bertegangan tinggi di bahu jalan Raya Cisoka-Solear Kabupaten Tangerang,(Senen 13/11/2023)
Proyek galian kabel bertegangan tinggi milik PLN itu sendiri,nampak terlihat amburadul dan jauh dari kata rapih, terdapat beberapa galian yang tidak tertutup oleh Spandek,bahkan dari beberapa titik tidak sama sekali terdapat Spandek atau Penanda akan adanya proses pengerjaan penanaman kabel di jalur utilitas.
Tak cukup sampai disitu saja para pekerja pun terlihat tidak terlengkapi dengan alat pelindung diri (APD)secara lengkap,dan tentunya hal tersebut menandakan bahwa penerapan standar menejemen k2-K-3 tidak terlaksana dengan sebagai mana mestinya.
Perlu diketahui sebelum nya proses pengerjaan proyek tersebut pun di Keluhan oleh pengguna jalan yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas penanaman kabel bertegangan tinggi milik PLN tersebut.

Hal tersebut dikatakan, Anda (40)tahun, salah satu pengendara roda asal Cipari, Kecamatan Cisoka yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas pengerjaan proyek penanaman kabel bertegangan tinggi milik PLN yang berada tepat didepan Kantor Kecamatan Cisoka.
Dirinyapun mengungkapkan ke khawatiran nya mana kala melintasi jalan Megu-Cisoka yang terlihat licin akibat aliran air bercampur tanah dipermukaan badan jalan,dimana pengerjaan proyek penanaman kabel tersebut berlangsung.
“Kalo lagi gak ujan mah gak khawatir pak,tapi pas turun hujan seperti ini tanah merah bekas galiannya jadi kebawa air,jadinya jalan licin,Ucap Anda Kepada Awak media ini.
Masih menurut Anda, seharusnya tanah tanah bekas galian kabel itupun dapat dikemas dan ditata dengan baik,sehingga tidak mengganggu aktivitas pengendara yang sedang melaksanakan aktivitas sehari-hari.
“Harusnya tanah tanahnya dikarungin dan ditata dengan baik biar rapih,terus lobang galiannya juga ditutup pake Spandex atau rambu jalan,kan bahaya kalo malem hari,apalagi kalo ada anak anak kecil,kalo nyemplung ke lobang yang ditinggal pekerja gimana,tapi kalo ditutup pake Spandex kan semua lobang-lobang galiannya bisa lebih keliatan rapih,dan safety.Tukasnya
Berdasarkan hal tersebut Herman Arab,salah satu aktivis yang sekaligus pula merupakan Sekretaris Lsm Trinusa DPD Provinsi Banten, akhir nya angkat bicara,dirinya pun mendesak agar pihak PLN UP3 CIKUPA dan pihak PUPR Provinsi Banten untuk dapat segera melakukan evaluasi terhadap aktivitas penanaman kabel bertegangan tinggi tersebut.
“Secepatnya nya saya akan segera berkoordinasi dengan jajaran kepengurusan ditingkatkan provinsi banten, untuk secepat mungkin menyampaikan informasi ini kepada pihak PUPR Provinsi,dan saya pun mendesak pihak penyelenggara dalam hal ini PLN untuk segera melakukan evaluasi terhadap pengerjaan proyek yang diduga kuat sudah mengabaikan Standard Kerapihan dan kesehatan, Keselamatan,Kerja K3.Ucapnya
Iapun menambahkan dalam waktu dekat ini akan segera melayangkan surat Audiensi terhadap pihak PLN UP3 CIKUPA,atas kesemrawutan didalam proses pengerjaan proyek dijalur utilitas jalan raya Cisoka Tutup nya
Hingga sampai saat ini proyek penanaman kabel PLN bertegangan tinggi itupun masih trus dikerjakan,Sampai berita ini kembali diterbitkan baik pihak PLN UP3 Cikupa dan pihak PUPR Provinsi Banten belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(Nurdin)
