Post Views: 81,610

Tangerang,Metrodeadline– Proses pengerjaan ke 2 proyek pemeliharan jalan paving blok yang menurut informasi adalah hasil Pokok Pikiran(POKIR),Aspirasi dari salah satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Tangerang,yang saat ini tengah dikerjakan pada dua lokasi berbeda, Diwilayah Kecamatan Solear,belakangan menuai sorotan,(Jumat 11/11/2023)
Sorotan pada 2 plaksanaan proyek Pokok Pikiran (POKIR) itupun terjadi lantaran adanya dugaan ketidak sesuaian antara proses pengerjaan dengan Spesifikasi Teknis kegiatan yang sudah tertuang didalam Rancangan Anggaran Belanja(RAB),
Dugaan akan adanya ketidaksesuaian tersebut dapat tergambar dengan tidak terdapat nya penyelenggaraan Standar Menejemen K3 dengan sebagai mana mestinya,hal itupun dapat terlihat dengan adanya para pekerja yang tengah melaksanakan aktivitas pembangunan tanpa dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri(APD)
Tak cukup sampai disitu saja didalam plaksanaan proyek pemeliharan jalan itupun didapati tidak adanya proses pengupasan badan jalan dan penanaman Kasteen pun dinilai sangat dalam dikisaran 14cm sehingga spis jarak mengamparan aggerat dan abu batu terlihat sangat tipis.
Sementara itu para pekerja yang coba dikonfirmasi seputar pelaksanaan proyek,mengatakan bahwa proyek yang dirinya kerjakan tersebut baru beberapa hari dikerjakan, Dirinya pun menambahkan bahwa proyek itu sendiri memiliki panjang 130m dengan lebar 3m,
“Kerjanya mah baru beberapa hari pak,kalo panjang setau saya 130m, untuk lebar 3m pak,Ucap pekerjaan kepada awak media ini yang tidak ingin disebutkan namanya.
Perlu diketahui dari informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media ini,diketahui kedua proyek pemeliharan jalan paving blok tersebut berasal dari hasil Pokok Pikiran(POKIR)DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Gerindra yang selanjutnya dititipkan dan dipertanggung jawabkan oleh Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang-Banten.
Hingga kini proyek jalan paving blok itupun masih trus dikerjakan sampai berita ini di terbitkan pihak kontraktor belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut(Nurdin)
